. Apakah Benar Lombok Tempat Maksiat? Sehingga ALLAH Murka Menurunkan Bencana

take : Wisata pantai Lombok dipadati Turis manca negara

Lombok ,Bornoentev .Menurut Penulis  ,Akhir Tahun 1997 dirinya  diundang oleh Gubernur NTB ,Harun Al Rasyid kala itu, dalam sebuah sambutan rapat kerja nasional asosiasi media, beliau berkelakar, ” berlama lamalah di lombok, karena keelokan  lombok yang luar biasa dan aduhai , disepanjang pantai disebuah pulau kecil anda bisa berkeliling pantai, dan jika haus tidak perlu kawatir, karena disepanjang pantai itu ada “sumur” ,ungkap Gubernur Harun Al Rasyid .

Singkat cerita, selesai rakernas kami bertiga ” M.Taufiq ( sekarang wakil ketua DPR DKI dari Gerindra ) , M.Fahri  Muhammad pemilik Smart FM groups, Cahaya sinaga ( Komisaris bank  Mandiri, dari barisan projo  ) dan saya sendiri, menyewa kapal tradisional  lalu saya mendatangi pulau kecil yang diceritakan oleh Gubernur NTB Harun Al Rasyid kala itu.

Ada pulau kecil orang lombok menyebut gili, gili itu terdiri dari “Gili Menok, Gili Trawangan dan Gili Air” di Gili trawangan ,ketika datang di bibir pantai masih banyak turis lokal, tetapi jika dibandingkan turis manca maka turis manca yang paling dominan. jarang turis lokal mau meng explor pulau kecil yang diceritakan oleh gubernur, kami berempat mengexplor pulau kecil itu, ternyata apa yang dibilang gubernur betul adanya, disudut tenggara Gili trawangan ada sebuah pantai nan indah, jika kita datang menjadi mahluk yang aneh dan asing, karena hampir 100% orang yang ada di pantai itu semua tidak ada yang berpakaian, alias telanjang bulat terdiri kaum nudits,  termasuk waitress yang melayani tamupun hanya menggunakan sehelai kain segitiga untuk menutup “itu” tanpa memakai bra ( maaf ) yang lain semua turis nudist.

take Wisata Gili air di Lombok

Siang hari sepanjang pantai kami menelusuri pantai kehausan , kata gubernur banyak sumur untuk minum, ternyata “sumur” yang dibilang gubernur itu hanyalah ungkapan yang merupakan kepanjagan dari “susu dijemur ” ( maaf ) kehidupan persis kebun binatang, kami berempat merasa asing, lalu kapal bergerak ke Gili Menok, Gili menok lebih kecil dari Gili trawangan , tahun 97 an apa yang kami lihat lebih dahsyat dari Gili trawangan, sejak hadir sudah  disambut oleh orang yang tidak menggunakan  baju dan bahkan sampai di restaurant pun tak seorangpun yang menggunakan baju, pulau kecil itu sebenarnya pulau tertutup buat turis domestik, karena kebanyakan turis manca yang stay over di gili menok adalah turis manca terutama dari amerika, canada, eropa dan sebagian timur tengah dari dubai dan maroko. Staff gubernur menyampaikan kepada kami hanya turis yang the have yang bisa masuk di gili ini, kami bisa masuk karena mendapat permit dari gubernur

Antara gili menok dan gili air ada kapal wisata yang lalu lalang dari Bali dan berhenti di titik antara gili air dan menok, disitulah bagai hotel terapung tempat surganya para turis manca yang menikmati indahnya laut, hiburan ditengah laut dan liarnya pemuas hawa nafsu, kata staff yang mendampingi kami, dia bilang, puncak hiburan yang dihadiri oleh orang nudist itu berjalan sepanjang malam dengan hingar bingarnya detuman  music .

Dalam hati saya bertanya tanya, lombok NTB sepanjang sejarah pemerintahan dipegang oleh orang muslim dan bahkan yang saat ini beliau ulama dan khuffadz al qur’an , tidak tahukah mereka akan tempat tempat  super maksiat itu ? Lalu dimana , jika ada kemungkaran maka selesaikan dengan tanganmu? Tidak adakah MUI di lombok / NTB yang tahu tentang  tempat tempat  tersebut .

Sebenarnya sudah lama saya ingin menulis tentang  tempat  super maksiat di Lombok sejak ada gempa pertama kedua ketiaga hingga keempat. Pagi ini saya tidak bisa ngemoet untuk mengungkap kan pengalaman kami, Tempat-tempat  itu kah yang membuat Allah murka dengan banyaknya bencana di lombok ??  ( Penulis bob.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.