MADN Akan Somasi Pemerintah Terkait Tudingan Tradisi Gawai Pemicu Kebakaran

Take : MADN Rapat membahas tudingan BNPN gawai dayak pe,miciu titik panas baru

Pontianak,BorneOneTV– Kasus kebakaran lahan dan hutan yang terjadi di Kalimantan Barat, memicu polemik di masyarakat adat dayak.

Hal tersebut berkaitan dengan adanya peryataan seseorang, dalam keterangan tertulisnya kepada salah satu media online, bahwa tradisi ‘gawai serentak’, yaitu kebiasaan persiapan musim tanam dengan membuka lahan dengan cara membakar, ikut memicu lahirnya titik panas baru.

Atas pernyataan tersebut masyarakat adat dayak merasa tidak terima, karena ‘gawai dayak’ itu merupakan tradisi yang melekat pada masyarakat dayak,’ucap Yakobus Kumis Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) dalam rapat yang diadakan di rumah adat betang jalan sutoyo (27/8/2018).

Masalah kabut asap yang terjadi hanya di kota pontianak, kubu raya dan mempawah, tetapi pernyataannya itu dikaitkan secara gelobal,’ujar Jakius Sinyor Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalbar.

Rencana besok (28/8/2018), masyarakat adat dayak akan membuat peryataan sikap dan tuntutanya ke DPRD Provinsi Kalbar.(Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.