Pelaku Ujaran Kebencian Menjalani Proses Hukum Di Polda Kalbar

Take : pelaku Ujaran kebencian Sekadau ditangkap dan Diproses diPolda kalbar
banner 120x600

Sekadau,BorneOneTV . Ujaran kebencian berbau SARA yang dilakukan oleh AM.Putra melaui akun di facebooknya, berujung fatal dan berurusan dengan pihak kepolisian.

Salah satu omas pemuda di Sekadau, melaporkan postingan ujaran kebencian/hatespeech di beranda akun milik “AM Putra (29/8/2018) pukul 08.00 pagi”, ke Mapolres Sekadau.

Menindaklanjuti hal ini, Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi, S.IK segera memerintahkan anggota untuk melakukan tindak lanjut dengan mengadakan pertemuan antara tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Sekadau serta memerintahkan anggota Sat Reskrim Polres Sekadau langsung melakukan pencarian terhadap terduga pelaku yang disinyalir berada di desa Sungai Ayak kecamatan Belitang Hilir kabupaten Sekadau.

Pencarian dimulai sejak pukul 08.30 pagi, sesuai cek post yang dilakukan petugas dari nomor ponsel yang tercantum di akun milik terduga petugas bergerak menuju Desa Sungai Ayak, namun yang bersangkutan terpantau sedang dalam perjalanan menuju arah Kabupaten Sintang.Anggota Sat Reskrim Polres Sekadau kemudian segera menghubungi anggota Jatanras Polres Sintang untuk membantu mencari terduga pelaku.

Dalam waktu kurang dari 24 jam anggota Sat Reskrim Polres Sintang, berhasil menciduk tersangka tepat pukul 16.00 sore dan di serahkan kepadan Tim Sat Reskrim Polres Sekadau

Dari hasil pemeriksaan, terduga pelaku berinisial AM yang merupakan pemuda berusia 21 tahun itu mengakui, bahwa memang benar dirinya yang menuliskan postingan berbau SARA di akun facebook “AM Putra” miliknya.

Terduga pelaku saat ini telah diserahkan kepada Subdit II Tipid Cyber Polda Kalbar dengan Berita Acara Penyerahan orang yang diterima langsung oleh Kasubdit II AKBP Hujra Soumena, S.IK, M.H, pada tanggal 30 Agustus 2018.

Kapolres Sekadau AKBP Anggon Salazar Tarmizi berpesan agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi berita hoax, menuliskan, maupun menyebarkannya, jangan sampai apa yang kita tuliskan di media sosial berimbas buruk dan menyebabkan sanksi hukum,” tutur Kapolres, Kamis (30/8/2018). (Aji Hum/Dd).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: