Kerawanan Perpecahan, PGRI Mempawah gelar sosialisasi empat pilar MPR RI

take :, PGRI Mempawah gelar sosialisasi empat pilar MPR RI

Mempawah – Borneonetv, Pesatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Mempawah, menggelar sosialisasi empat pilar MPR RI kepada 300 orang perwakilan guru yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Mempawah, Senin ( 3/9/2018), kemarin, di Aula Kantor Bupati Mempawah. Kegiatan tesebut dihadiri tiga orang perwakilan dari DPR/MPR RI yakni, Bowo Sidik Pangarso, Katherine Angela Oendoen, dan Simardji, serta dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mempawah, Gusti Ramlana.

Salah satu perwakilan dari DPR/MPR RI,  Bowo Sidik Pangarso dalam kesempatan itu mengatakan, guru merupakan kunci informasi, sehingga empat pilar MPR RI seperti Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Idiologi Negara, UUD RI tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Bentuk Negara, dan Bhineka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara, harus mampu dibangun secara struktural untuk membangun sikap dan mental anak-anak. Apa lagi bahwa negara Indonesia saat ini tengah mengalami kerawanan perpecahan karena berbagai macam hal.

“saya berharap pada guru-guru yang turut hadir dalam kegiatan ini sebagai mediator untuk menyampaikan kepada seluruh siswa/siswi, terhadap nilai-nilai pancasila dimana pentingnya kesatuan dan persatuan serta norma-norma saling menghormati dan menghargai bisa di jalanakan kembali di masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, Katherine Angela Oendoen juga mengatakan, dengan adanya Sosialisasi ini para pendidik yang ada dapat memberikan pengetahuan kembali terkait empat Pilar Kebangsaan kepada anak didiknya.

“apalagi, bangsa Indonesia memiliki berbagai keyakinan, kepercayaan, dan suku sehingga dalam memberikan pendidikan karakter anak-anak tidak dengan melarang, melainkan dengan mendewasakan anak-anak melalui informasi media sosial,” pungkasnya.

Sementara Ketua PGRI Mempawah, Hamzah mengatakan, kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI kepada kalangan guru bertujuan membekali guru tentang nilai-nilai kebangsaan.

“Sosialisasi ini sekaligus membekali guru dalam memberikan pendidikan karakter sesuai dengan apa yang telah dicanangkan pemerintah,” tuturnya. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.