Warga Sui Kakap Digemparkan Penemuan mayat Pria Yang sudah Membusuk

Kubu Raya,BorneoneTV- Warga Sungai Kakap digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam kamar mandi/WC yang telah membusuk dalam posisi terukup dan tampa busana, minggu(28/10/18) sekitar jam 09.40 WIB, di Komp. Perumahan Akcaya Kemyla 3 Rt. 14 Rw. 4 No. A3 Desa Pal IX jalan Raya Kakap Dusun Angsana Kecamatan Sui Kakap, Kabupaten Kubu Raya.

Dari identitas korban diketahui mayat pria tersebut bernama AM (56 tahun), warga yang tinggal di jalan Raya Sungai Kakap Rt.14. Rw. 04 Desa Pal IX Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya.

Dari informasi yang di himpun, diketahui Korban tinggal seorang diri dirumah dan sehari- harinya berkerja sebagai Pedagang Kain di Pasar Parit Gadoh Desa Pal IX Kec. Sungai Kakap.

“Dan menurut keterangan warga sekitar mengatakan jika sebelum nya korban AM mempunyai riwayat penyakit jantung.

Penemuan mayat tersebut pertama kali oleh Saksi bernama Haris yang merupakan tetangga korban yang melihat ada bercak-bercak darah di selokan atau grenase milik korban, kemudian Aris mencari dari mana sumber darah mengalir tersebut, tenyata bersumber dari arah Kamar Mandi milik korban dan tercium bau busuk yang menyengat.

Selanjutnya saksi Haris megetok pintu rumah korban, namun tidak ada jawaban dan pintu serta jendela terkunci rapat. Dan akhirnya saksi mata Haris memberitahu warga Komplek, Kepala Desa pal IX dan Bahbinkamtibmas Desa Pal IX Bripda Syarif Hidayat.

Selanjutnya setelah dilakukan pembukaan pintu rumah korban oleh warga sekitar dan Bhabinkamtibmas, ditemukan korban sudah dalam keadaan minggal dunia dan telah membusuk.

Menurut warga sekitar, terakhir melihat korban AM (56) berada diluar rumahnya, pada hari Rabu 24 Oktober 2018 pagi hari dan setelah itu tidak pernah terlihat lagi. Warga juga megatakan jika korbam sudah 2 (dua) tahun tinggal di Komplek Akcaya Kemyla 3 Desa Pal IX.

Saat ini kasusnya tenggah di tangani oleh Polsek Sungai Kakap dan telah melakukan Koordinasi dengan Tim INAFIS POLRESTA Pobtianak Kota untuk melakukan Tindakan Idenfikasi, namun dari hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tumpul maupun tajam yang menyebabka korban meninggal Dunia.

Dan dari dompet korban ditemukan Surat Keterangan Rumah Sakit DR. SUDARSO Pontianak, tanggal 22 Oktober 2018 korban Awaluddin Mardia telah melakukan Rawat jalan penyakit Jantung dan Pembuluh Darah.

Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga korban akan mengurus jenazahnya, dan akan dikebumikan di Pontianak.(Ismail/Dedi).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.