Pabrik PTPN XIII Kembayan Tidak Terima TBS, Seluruh Aktivitas Perusahaan Ditutup Secara Adat Oleh Petani Sawit

Kembayan,BorneOneTV- Sebelas KUD milik petani sawit di Kecamatan Kembayan yang tergabung dalam Forum Koperasi Ketemenggungan Kecamatan Kembayan, mengelar ritual adat penutupan seluruh aktivitas PTPN XIII, di Desa Kelompu Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, pada(01/11/18).

Menurut Ketua Forum Koperasi Ketemenggungan Kecamatan Kembayan Barus, “kerusakan mesin pabrik milik perusahaan PTPN XIII adalah segaja dikondisikan agar tidak melayani hasil TBS milik para petani dan dibiarkan tanpa solusi. Sehingga, para petani yang bernaung di bawah PTPN XIII yang berjumlah 2.494 tidak bisa menjual hasil TBS nya.

“Atas permasalahan tersebut para petani dari 11 KUD di kembayan yang tergabung dalam Forum Koperasi Ketumenggungan mengambil sikap tegas dengan menutup sementara seluruh aktivitas kegiatan PTPN XIII, mulai dari tanggal 1 November 2018. Dan apabila tidak juga ada solusi dari pihak PTPN XIII, maka seluruh lahan inti milik PTPN XIII akan diambil alih oleh para petani,”tegas Barus dalam tuntutan yang dibacakannya.

Temenggung Adat Kecamatan Kembayan (baju merah).

Menyingkapi permasalahan tersebut, Temenggung Adat Kembayan Sudin meminta, agar pihak PTPN XIII dan Pemerintah dapat bahu membahu untuk menyelesaikan permasalahnya. Selama ini hanya hasil kebun inti milik perusahaan yang di perhatikan, sementara hasil kebun milik petani dibiarkan,”ungkapnya.

Salah satu ketua KUD Sanusi menerangkan, baru kali ini terjadi permasalahan yang membuat para petani sawit benar- susah, tidak bisa menjual TBS nya dan harga jual TBS nya pun turun hingga 100%, dari harga normal 1700- 1800 rupiah, menjadi 700- 800 rupiah untuk saat ini. Para petani sawit sudah hampir 3 (tiga) bulan menghadapi situasi sulit, namun anehnya, pihak pemerintah saat ini hanya diam saja dan seperti tidak berdaya menghadapi permasalahan yang menimpa para petani sawit, maupun permasalahan BUMN PTPN XIII yang hampir bangkrut,”tuturnya.

Manejer Kebun PTPN XIII Sumadi mengatakan, jika kondisi saat ini antara pihak perusahaan dan petani sama- sama sedang memprihatinkan, karena pihak PTPN XIII saat ini sedang mengalami kerugian yang cukup besar, yakni sebesar 5 triliyun,”jelasnya.

Namun, Sumadi menjelaskan, jika pihak nya akan mengikuti semua tuntutan dari para petani untuk menghentikan sementara seluruh kegiatan perusahaan dan akan berupaya untuk mencarikan solusinya,”pungkasnya.(Dd).

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.