Puldata Kondisi Mental Prajurit TNI Di Lanud Supadio

Kubu Raya.BorneOneTV-Tim Pusat Pembinaan Mental Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Pusbintal Mabes TNI) yang dipimpin Letkol Caj Drs. Sinar Putosi melaksanakan Pengumpulan Data (Puldata) kondisi mental prajurit TNI di jajaran Pangkalan TNI AU (Lanud) Supadio di Graha Teddy Kustari, Rabu (31/10).

Danlanud Supadio Marsma TNI Minggit Tribowo, S.IP mengatakan sebagai alat pertahanan negara, para prajurit TNI dalam melaksanakan tugas di lapangan kadangkala dihadapkan dengan kondisi mental yang  kurang mantap dan ketenangan batin sehingga terjadi keraguan dalam bertindak. Situasi ini dapat mempengaruhi kinerja dimasing-masing satuan.

“Tepat sekali, kiranya tim dari Pusbintal TNI hadir disini untuk bersilaturahmi sekaligus bertatap muka secara langsung guna memberikan santiaji dan pengumpulan data yang berkaitan dengan kondisi mental prajurit TNI khususnya di Lanud Supadio,” kata Marsma TNI Minggit Tribowo.

Dikatakannya, dengan  adanya kegiatan ini, tentunya dapat memberikan kemantapan mental sekaligus pencerahan jiwa para anggota Lanud Supadio dan sangat bermanfaat dalam rangka pembinaan personel, khususnya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Dengan iman dan ketaqwaan, sosok prajurit yang baik dapat terwujud sehingga menjadi prajurit yang professional,” tambah Danlanud Supadio.

Sementara itu, Ketua tim Puldata Letkol Caj Sinar Putosi mengucapkan terima kasih kepada Danlanud Supadio dan jajarannya yang telah memberikan ijin dan kesempatan kepada Pusbintal Mabes TNI untuk mengumpulkan data tentang kondisi mental prajurit yang ada di Lanud Supadio.

“Kami sangat mengapresiasi atas kehadiran anggota Lanud Supadio yang mengikuti acara ini.  Hal ini dibuktikan dengan jumlah peserta lebih banyak dari bahan kuisioner yang telah kami siapkan,” tutur Letkol Caj Sinar P yang menjabat Kasubbagrohprot Pusbintal TNI.

Ia menambahkan dalam kegiatan ini kami akan membagikan kuisioner kepada para anggota yang dihadir untuk diisi dengan sejujurnya dan apa adanya. Hal ini bertujuan agar kami mendapatkan data yang valid tentang kondisi mental prajurit dimanapun bertugas dan untuk mengetahui tanggung jawabnya yang diberikan untuk bangsa dan negara.

Oleh sebab itu, anggota tidak perlu khawatir dengan jawaban yang ada dikuisioner tersebut karena hasil ini tidak berpengaruh kepada pangkat maupun jabatan.

“Sebelum ke Lanud Supadio kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Kodam XII/Tanjungpura yaitu ke kesatuan Kompi 643 Wanara Sakti dan ke Lantamal 12 Pontianak,” pungkasnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.