Bupati KKR,Pembangunan Pasar Rakyat Sejati Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Dan PAD

Kubu Raya.BorneOneTV- Kabupaten Kubu Raya buat program penataan para pedagang kaki lima dan asongan yang terimplementasi melalui kegiatan pembangunan pasar rakyat.

Perdagangan yang dilakukan masyarakat Kabupaten Kubu Raya beberapa tahun terakhir belum tertata dengan baik, hingga menimbulkan berbagai masalah, mulai dari ketertiban umum terganggu, arus lalu lintas macet, dan terjadi pencemaran air akibat kios liar.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya komit melakukan penyempurnaan penataan pasar rakyat secara bertahap yang terimplementasi melalui kegiatan pembangunan pasar rakyat, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD Kabupaten Kubu Raya,” kata Bupati Kubu Raya Rusman Ali saat meresmikan Pasar Rakyat Sejati di Jalan H. Muksin Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Selasa (6/11).

Rusman menuturkan pada tahun 2017, pemerintah daerah telah membangun dua unit pasar di Desa Rasau Jaya 1 dan Desa Parit Baru. Dan di tahun 2018, kedua pasar tersebut dilanjutkan penataan dan penambahan fasilitasnya melalui dana APBD Kabupaten Kubu Raya agar dapat segera difungsikan. Tahun 2018 juga, lanjut Rusman, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sudah membangun empat unit pasar melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Perdagangan RI, yakni di Desa Parit Baru, Desa Kuala Dua, Desa Rasau Jaya, dan Teluk Pakedai.

“Kesemua pasar ini diperuntukkan bagi pedagang yang belum memiliki tempat berjualan yang layak. Harapan saya semua pasar ini sudah bisa difungsikan pada awal tahun nanti,” ucapnya.

Rusman berharap Pasar Sejati Desa Parit Baru menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pajak dan retribusi daerah. Sehingga akhirnya muncul efek domino pada sektor lainnya dalam upaya mewujudkan Kubu Raya yang maju, harmonis, berbudaya, dan berdaya saing.

“Pasar Sejati ini harus dipelihara mulai dari kebersihan, ketertiban, keamanan, keakuratan timbangan, dan pelayanan yang terbaik untuk konsumen. Para pedagang harus bersyukur mengingat di tempat inilah para pedagang akan mendapatkan rezeki untuk menghidup keluarga,”pesan Rusman.

Meski sudah beroperasi, Rusman Ali menyebut masih banyak fasilitas/sarana Pasar Sejati yang belum terpenuhi. Karena itu, ia meminta di tahun berikutnya masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah melengkapi kebutuhan pasar. Seperti tambahan penerangan jalan, penanganan limbah pasar, drainase, dan sebagainya.

“Tidak menutup kemungkinan penyempurnaannya melalui dukungan dana CSR BUMN/BUMS yang ada di Kabupaten Kubu Raya,” pungkas Rusman.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kubu Raya, Nora Sari Arani, mengatakan Pasar Rakyat Sejati mulai dibangun pada tahun 2017 melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Perdagangan RI. Di tahun 2018, dilanjutkan dengan penataan halaman pasar/penimbunan jalan masuk melalui dana APBD Kabupaten Kubu Raya.

Nora mengungkapkan Pasar Sejati terdiri atas 72 lapak dan 4 kios, yakni 1 kios sekretariat, 2 kios sembako, dan 1 kios beras lokal Kubu Raya.

“Halaman pasar dimanfaatkan juga untuk pusat jajanan serba ada atau pujasera yang menampung usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM. Kios dan lapak tidak diperjualkan karena merupakan aset Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Nora menerangkan para pedagang Pasar Sejati berasal dari pedagang di sekitar Jalan Parit H. Muksin dan pedagang pasar samping Polda Kalbar yang berdomisili di Kabupaten Kubu Raya.

“Adapun komoditas yang dijual 95 persennya hasil bumi Kubu Raya berupa hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan lain-lain. Jam operasional pasar mulai pukul 05.00 sampai 15.00,”terang Nora.

Camat Sungai Raya Suhari berterima kasih kepada Pemerintah dan DPRD Kabupaten Kubu Raya atas realisasi pembangunan Pasar Rakyat Sejati. Dirinya berharap ke depan Pasar Sejati dapat terus dikembangkan mengingat masih luasnya lahan yang tersisa. Dengan demikian, warga Kecamatan Sungai Raya lainnya yang ingin berdagang juga mendapatkan tempat. “Mudah-mudahan di tahun mendatang bisa dialokasikan lagi dananya,”ucapnya.

Para pedagang menyambut gembira dan merasa senang memiliki tempat berjualan baru yang lebih baik dan nyaman. Para pedagang berterimakasih atas kepedulian Pemda KKR terhadap nasib mereka,”ungkap para pedangan di Parit Tengkorak.(Dedy/Ismail)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.