Sinergitas TNI-Polri & Elemen Masyarakat Dalam Pencegahan Karhutla di Belitang

Belitang,BorneoneTV.Dalam rangka pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Sekadau melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 Rabu (24/7), berlangsung selama 21 hari terhitung dari tanggal 24 Juli-13 Agustus 2019.

Kemudian dilanjutkan dengan rapat koordinasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilaksanakan oleh Pemkab Sekadau dengan mengundang instansi terkait dalam hal tersebut.

Berbagai upaya baik dari pemerintah, TNI & Polri dalam upaya pencegahan Karhutla dilakukan guna mengantisipasi timbulnya kabut asap serta dampak lain dari Karhutla itu.

Menyikapi hal itu, Sinergitas TNI-Polri terjalin untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan dibeberapa titik rawan Karhutla.

Kapolsek Belitang IPDA Agus Junaidi bersama Danramil 22 Belitang Peltu Jamal Setyono akan mensiagakan personel selama pelaksanaan Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 untuk melakukan patroli dan pencegahan Karhutla di Kecamatan Belitang, Kamis (25/7/2019).

IPDA Agus selaku Kapolsek Belitang juga berharap dengan adanya tiga pilar Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kades yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat berupaya mensosialisasikan pencegahan Karhutla.

Selain itu, elemen masyarakat juga mempunyai perananan penting dalam pencegahan Karhutla.

Dengan dimulainya Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 selama 21 hari, TNI-Polri bersama seluruh elemen masyarakat dapat bekerjasama melakukan pencegahan Karhutla di Kecamatan Belitang.

“Perlu diketahui UU Lingkungan Hidup dilarang membuka lahan dengan cara membakar pada ayat satunya. Selanjutnya diayat dua boleh membakar dengan nilai-nilai kearifan lokal dibatasi 2 hektar per KK dan tidak dalam musim kemarau, ini artinya kontradiktif, maka perlu peran pemerintah daerah dalam mengawasi ini,” pungkas Kapolsek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.