Wagub Kalbar Sambut Haji di Asrama Haji Batam, Ingatkan Jadi Haji Yang Mabrur

banner 120x600

Batam ,BorneoneTV_Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan meminta para Jamaah Haji yang sudah menunaikan Ibadah hajinya di Tanah Suci dan sudah kembali di Tanah Air khususnya Provinsi Kalbar agar tetap menjadi Haji Yang Mabrur.

“Saya pesankan kepada semua Jamaah Haji yang sudah tiba disini agar tetap menjadi Haji Yang Mabrur,” pinta H Ria Norsan, Selasa (27/8) aaat menyambut kedatangan Haji di Asrama Haji Embarkasi Batam.

Kemudian atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pribadi menyampaikan ucapan duka cita paling dalam atas meninggalnya Jamaah Haji Kalbar selama menjalankan Ibadah Haji di Tanah Suci Mekah.

“Kita semua berdoa agar para Jamaah Haji khususnya Kalbar yang wafat di Tanah Suci mendapatkan tempat yang paling baik di sisi_Allah SWT, dan yang masih di rawat di Tanah Suci Mekah semoga cepat sembuh,” ucapnya.

Mantan Bupati Mempawah juga turut berbahagia atas kedatangan para Jamaah Haji dimana akan dapat berkumpul kembali di tengah-tengah keluarga tercinta.

“Ini merupakan anugerah terbesar yang harus kita syukuri, dimana selama sebulan Iebih meninggalkan keluarga dan kampung halaman dengan tujuan yang suci yakni menunaikan kewajiban sebagai hamba Tuhan yang taat,” pesannya.

Selanjutnya, masih kata Ria Norsan, para Jamaah Haji ini berada kembali di tengah-tengah keluarga, masyarakat, teman sejawat, maka hendaklah dapat menambah dan meningkatkan ketaqwaan serta melipat gandakan amal baik, serta meningkatkan keimanan dan keyakinan Bapak dan Ibu kepada Allah SWT.

“Dengan gelar haji yang disandang kini, di harapkan ketaqwaan akan semakin bertambah baik, dan mampu melaksanakan dan meningkatkan ibadah-ibadah yang lain,” jelasnya.

Begitu juga dengan tindak tanduk dan tingkah lakunya, diharapkan akan semakin baik juga, karena Bapak dan Ibu akan dijadikan barometer, dijadikan ukuran dan panutan oleh keluarga serta masyarakat dilingkungannya.

Disamping itu Bapak dan Ibu dapat memberikan kedamaian untuk orang-orang di sekelilingnya, santun dalam berbicara, memiliki kepedulian sosial dan bisa menghindari hal-hal maksiat atau dalam kata lain, membersihkan pikiran, perkataan, dan perbuatan.

“Dengan demikian, Bapak dan Ibu sepulang dari ibadah haji harus bisa lebih baik dalam meningkatkan segala hal, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dengan manusia. Hablum minalIah wa Hablum minannas,” ujarnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: