banner 120x600

Bupati Kubu Raya Resmikan Agrowisata Balek Kampoeng

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan membuka Pekan Raya Buah Kalimas sekaligus meresmikan Desa Agrowisata Balek Kampoeng, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya (29/09/2019). Foto: Borneonetv
banner 120x600

Kuburaya,BorneoneTV– Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan membuka Pekan Raya Buah Kalimas di Agrowisata Balek Kampoeng, Desa Kalimas, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya (29/9/2018). Pembukaan pekan raya buah sekaligus dirangkaikan dengan peresmian destinasi Agrowisata Balek Kampoeng. Destinasi wisata agro yang tengah naik daun ini mengusung konsep perdesaan. Sekaligus mengakomodasi beragam minat khusus atau hobi pengunjung.

Dalam sambutannya Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan wisata alam ini di murni diajukan oleh masyarakat Desa Kalimas, yang berharap bisa berkembang kedepannya.

“Ini adalah inisiatif masyarakat di Desa Kalimas yang kemudian menjadi suatu magnet yang bagus. Karena ini wisata alam, wisata agro, yang kita kembangkan sesuai kondisi sebagian besar masyarakat. Yakni hidup dari hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan sebagainya,” tutur Bupati Muda seusai peresmian.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, potensi alam yang dikelola dengan baik terbukti mampu menguntungkan masyarakat. Salah satunya objek wisata alam dan kegiatan pekan raya. Di mana bisa menjadi magnet kunjungan-kunjungan wisata.

“Dan terkait taman wisata Balek Kampoeng, mudah-mudahan ke depan akan menjadi salah satu yang bisa kita jadikan lokasi destinasi kalender wisata,” ujarnya.

Muda menuturkan, posisi Kubu Raya sebagai hinterland Kota Pontianak sangat menguntungkan. Dari segi jarak yang relatif dekat, membuka peluang kunjungan wisata setiap pekannya.

“Di Balek Kampoeng itu juga baik untuk edukasi. Jadi untuk fieldtrip, out bond, dan jenis-jenis  kunjungan lainnya ini potensinya luar biasa. Kita tinggal memfasilitasi, mendorong, dan mengembangkan infrastruktur termasuk juga kebijakan,” tuturnya.

Muda menyatakan, Agrowisata Balek Kampoeng juga menjadi ajang promosi produk-produk usaha mikro kecil dan menengah. Hal itu otomatis akan menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Termasuk komoditas hasil alam yang harga dasarnya murah, jika di olah dalam bentuk yang ada nilai tambahnya harganya akan bagus. Jadi ini adalah efek domino dari wisata desa itu,” terangnya.

Lebih jauh Muda menyebut keharmonisan dalam keberagaman yang ada di Kubu Raya menjadi modal sosial yang penting. Termasuk untuk sektor pariwisata.

“Nah, orang akan melihat ini salah satu indikator bahwa ketika keberagamannya baik, maka daerah itu akan selalu kondusif. Dari manapun asalnya orang akan datang dan merasa aman dan nyaman. Ini sesuai salah satu visi Kubu Raya yakni bahagia. Ini juga mengapa kita semangat menopang desa-desa wisata di Kubu Raya. Selain untuk edukasi anak-anak, juga ajang membahagiakan rumah tangga dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.[Tim/Hms]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: