Eskeskusi UU Nomor 45 Tahun 2009 ,Nilai Ekspor Perikanan Indonesia Meningkat

Kuburaya ,BorneoneTV -Usai menandatangani berita acara  pelimpahan berkas kasus ilegal fishing 21 kapal nelayan asing dari pihak kementerian kelautan dan perikanan kepada pihak kejaksaan tinggi kalbar untuk dimusnahkan dengan cara ditengggelamkan  di halaman TPI  Sungai Rengas  Kuburaya Kalimantan barat ,Menteri  Kelautan dan Perikanan Republik Indosneia ,Susi Pudjiastuti dalam sambutannya dengan tegas menyatakan   “sejak eksekusi uu nomor 45 tahun 2009 yang membolehkan menenggelamkan kapal asing yang ditangkap melakukan illegal fishing, dalam 5 tahun terahkir stok ikan naik 2 kali lipat serta ekspor ikan terus mengalami kenaikan.

Susi Pudji Astuti di Pontianak menyatakan” nilai ekspor perikanan lima  tahun belakangan ini meningkat seiring dengan banyaknya kapal nelayan asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia ditangkap dan ditenggelamkan .

Berdasarkan  data dari kementerian kelautan dan Perikanan Republik Indosneia ada lebih dari 10.000 kapal asing yang mencuri ikan di wilayah pengelolaan perikanan republik indonesia secara illegal.”dimana  kapal asing yang beroperasi di wilayah perairan indonesia dengan alat tangkap yang  sangat merusak, membuat stok ikan indonesia turun ketitik yang terendah,.

Untuk mengatasi hal tersebut ,ujar Susi perlu adanya komitmen untuk mempertahan kedaualatan sumber daya alam indonesia dari pencurian nelayan asing diwilayah perairan indonesia tanpa adanya kompromi , sieiring dengan melaksanakan   uu nomor 45 tahun 2009 yang membolehkan menenggelamkan kapal asing yang ditangkap melakukan illegal fishing,sehingga nilai tukar usaha perikanan ,dan nilai tukar tangkap nelayan meningkat 20 persen  .(Wuri /dodi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.