Kadiskes Lantamal XII Hadiri Kongres Nasional III Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi Indonesia

Pontianak.BorneOneTV-Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal)XII Pontianak, Laksamana Pertama ( Laksma) TNI Agus Hariadi yang diwakili oleh Kadiskes Lantamal XII Letkol laut (K) Oys Karudeng menghadiri Kongres Nasional III komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi Indonesia bertempat di Gereja Katedral Santo Yosef, Kota Pontianak. Sabtu, (12/10).

Peserta kongres tersebut dihadiri  ± 600 orang peserta kongres yang berasal dari 22 keuskupan di Indonesia.

Dalam kesempatan yang berbahagia tersebut, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad mengajak umat khatolik di Kalimantan Barat untuk bersatu merawat agama. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan.

“Agama ini harus kita rawat karena merawat agama sama dengan merawat negara NKRI yang kita cintai ini,” tegas Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.

Disampaikan oleh Pangdam XII/Tpr bahwa seluruh masyarakat Indonesia telah sependapat bahwa semua agama dilindungi dan dihormati oleh negara. Karena itu adalah bagian dari peradaban bangsa. Bangsa Indonesia sudah memutuskan ada 6 agama yang dilindungi. Artinya kita sesama pemeluk agama harus saling hormat menghormati.

“Untuk itu mari kita bahu membahu bersatu untuk menyatukan umat beragama kalau agama lain disakiti sama dengan menyakiti diri sendiri oleh karena itu kita jaga jangan sampai menyakiti agama lain, inilah sebenarnya peradaban kita yang perlu kita junjung dan lestarikan,” ujarnya.

Mantan Aspam Kasad ini berharap dengan dilaksanakannya Kongres Nasional III Komunitas Kerasulan Kerahiman Ilahi Indonesia dapat melahirkan pandangan-pandangan baru sehingga dapat lebih mempertebal rasa iman diantara pemeluk agama katolik.

Pangdam XII/Tpr dalam kesempatan tersebut juga berpesan kepada umat katolik untuk bijak dalam penggunaan media sosial terutama kepada anak-anak. Dirinya mencontohkan banyak gereja-gereja di Eropa hanya orang-orang tua yang mau beribadah, generasi mudanya tidak mau beribadah.

“Sekarang ini yang diserang adalah individu. Oleh karena itu anak-anak kita perlu dibentengi. Agar anak – anak kita senang beribadah diperlukan penguatan nilai-nilai keagamaan khususnya kepada anak, sehingga anak-anak kita bangga beragama dan ikhlas ke gereja untuk beribadah sehingga outputnya nanti diharapkan anak-anak memiliki perilaku yang baik,” pesan Pangdam XII/Tpr.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Gubernur Kalbar, Pangdam XII/Tpr, Dan Lanud Supadio, Kapolda Kalbar, Walikota Pontianak, kasdam XII/Tpr, Kadiskes Lantamal XII Pontianak, ketua DPRD tingkat I, kepala Kejati Kalbar, sekda Kalbar, Pimpinan Angkasa Pura II, Uskup agung Pontianak, Para Uskup se Indonesia, tokoh masyarakat, dan mahasiswa Papua. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.