Sejumlah Daerah Terendam Banjir Bandang

oleh
Air setinggi pingggang orang dewasa yang menggenangi sejumlah rumah warga dan jalanan di Desa Tanjung Sari, Melawi (07/12/2019). Foto: BorneOneTV.com/Dedi Irawan

Melawi, BorneOneTV.com – Cuaca Ekstrim belakangan ini sangat rawan sehingga menyebabkan terjadinya banjir dan longsor. Seperti yang terjadi di sejumlah daerah yang ada di Melawi saat ini. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah sungai meluap hingga terjadinya banjir, dan longsor di sejumlah wilayah yang tanahnya tergerus aliran air mengalami longsor.

 

Seperti yang terjadi di Daerah Desa Nusa Kenyikap hingga Desa Tubung, dan Desa KKLK Kecamatan Nanga Pinoh, serta sejumlah desa di daerah Pinoh Selatan, Ella Hilir serta di Belimbing. Di Desa Nusa Kenyikap, luapan air sungai terjadi pada Sabtu dinihari (07/12/2019). Dimana luapan air Sungai itu membuat puluhan rumah terendam banjir, diantaranya Dusun Tubung dan Desa Labang Kecamatan Belimbing. Luapan air sungai juga terjadi di Desa KKLK dimana membuat beberapa rumah terendam banjir. Kejadian banjir yang terjadi pada Sabtu dini hari membuat puluhan rumah terendam di Dusun Nusa Kenyikap Desa Kenyikap. Apalagi banjir bandang ini datang tiba-tiba.

“Kejadian terjadi sekitar pukul 01.30 dini hari. Diperkirakan ada 20 rumah warga yang terkena banjir bandang. Termasuk satu sekolah. Warga pun langsung mengamankan diri ke lokasi yang tidak terkena banjir,” ungkap Markus menyampaikan informasi ke Polres Melawi.

 

Beberapa anggota polres pun turun langsung ke lokasi setelah mendapat laporan tersebut. Mengingat posisi desa Kenyikap tak terlalu jauh dari Mapolres Melawi. Anggota yang turun membantu mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

 

Sementara itu  seorang warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Nanga Pinoh, Bambang mengatakan banjir membuat kurang lebih 40 rumah yang tergenang banjir. “Yang terparah di wilayah BM 2 dan BM 3. Ketinggian air kalau yang dekat sungai bisa mencapai 2 meteran,” terangnya.

 

Sementara itu ditempat terpisah, Kepala BPBD Melawi, Syafaruddin pun sudah mendapat laporan terkait banjir bandang Sungai Kenyikap. Pihaknya sudah menurunkan staf untuk memantau langsung kondisi di lapangan. Dari laporan yang masuk ke BPBD, tidak ada korban jiwa karena peristiwa banjir.

“Rumah warga tergenang air. Namun tidak ada yang hanyut terbawa banjir,” jelasnya.

Selain banjir, BPBD juga mendapatkan laporan adanya longsor di kecamatan Ella. Namun, belum diketahui secara rinci kejadian longsor teraebut di wilayah mana. Sebab pihaknya masih melakukan pengecekan. “Kita cek dulu di daerah mana,” ungkapnya.

 

Sementara itu Plt Camat Belimbing, Aji Kuswara mengungkapkan kondisi banjir bandang di Desa Nusa Kenyikap sudah mulai berangsur surut. Banjir memang sempat menggenangi beberapa rumah serta satu sekolah satu atap (Satap) setempat. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini.

“Informasi terakhir ada jembatan putus yakni jembatan yang menghubungkan Nusa Kenyikap dengan Kayu Bunga. Namun, kami juga masih menunggu laporan resmi dari desa,” katanya. [Dira]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.