banner 120x600

Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Sopir Angkutan Umum di Periksa dan Ditest Urine

Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Sopir Angkutan Umum di Periksa dan Ditest Urine
Menjelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Sopir Angkutan Umum di Periksa dan Ditest Urine
banner 120x600

 

Mempawah, BorneoneTV – Menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah, bersama Dinas Perhubungan Mempawah dan BNN Mempawah, melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesiapan kendaraan angkutan umum (Ramp Check), di Terminal Sungai Pinyuh, Senin (16/12/2019), kemarin.

Selama berlangsungnya operasi, pengedara yang melintas diberhentikan petugas. Setiap supir angkutan umum dilakukan test urine, sementara untuk jenis kenderaan yang digunakan dilakukan uji kelayakan dan pemeriksaan kelengkapan kendaraan mulai dari dokumen serta teknis kendaraan secara ketat. Bagi pengendara yang kedapatan melanggar aturan, maka polisi memberikan teguran maupun tilang.

Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Rio Sigal Hasibuan mengatakan, Ramp Check ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya menjelang Natal dan Tahun Baru. Operasi ini juga mengedepankan penindakan secara selektif prioritas terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“Meski bersifat penindakan, namun kita tetap tidak mengenyampingkan peneguran secara simpatik terhadap masyarakat. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan angkutan transportasi, terutama pada masa mudik,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, Rio Sigal mengatakan, selain memeriksa surat- surat kendaraan, lampu, wipper, speddometer, rem dan spalling. Para supir yang dicurigai dilakukan test urine dan pemeriksaan kesehatan.

“Semua sopir yang sudah dites, hasilnya negatif. Tidak ada terindikasi memakai obat-obatan atau Narkoba,” ungkapnya.

Selain itu, Rio Sigal juga menjelaskan, Operasi yang dilaksanakan ini dalam upaya menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran Lalu (Kamseltibcar), menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, serta untuk membangun kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas.

“Tujuan utama pelaksanaan operasi ini terwujudnya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar, serta berkurangnya angka kecelakaan dan jumlah pelanggaran yang terjadi,” pungkasnya. (yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: