banner 120x600

RSUD Kubu Raya Mulai Beroperasi

banner 120x600

Kubu Raya, BorneOneTV.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kubu Raya resmi beroperasi. Peresmian RSUD yang berlokasi di Jalan Sudirman Desa Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, itu ditandai penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dan Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan, Senin (6/1).
Menurut Sutarmidji, keberadaan RSUD di Kubu Raya yang baru berusia 13 tahun terbilang cepat. Dia menyebut lokasi rumah sakit itu sangat strategis. Karena terletak di jalan raya Rasau Jaya yang merupakan jalan utama Provinsi menuju Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang. Sehingga juga dapat dijangkau melalui jalur air.
“Ke depan harus dikembangkan. Ruang rawat inapnya harus lebih banyak, kemudian kelengkapan-kelengkapan lainnya,” ujarnya.
Sutarmidji menyatakan, pemerintah provinsi akan menghibahkan lahan untuk pengembangan khusus rumah sakit. Juga akan menyiapkan lahan seluas 1.000 – 2.000 meter persegi untuk kepentingan pemerintah provinsi ke depan.
“Jadi silakan dikembangkan terus. Ke depan jadikan Badan Layanan Umum Daerah sehingga bisa mengelola anggaran sendiri,” pesannya.
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan berterima kasih kepada pemerintah pusat yang melalui Kementerian Kesehatan memberikan dukungan anggaran untuk mewujudkan bangunan rumah sakit dan alat kesehatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan ke pemerintah provinsi yang telah memberikan izin penggunaan lahan.
“Hal ini menunjukkan adanya kepedulian yang tinggi dari pemerintah pusat dan provinsi terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Kubu Raya,” ucapnya.
Bupati Muda menjelaskan, peresmian rumah sakit yang unggul dalam pelayanan ibu dan anak itu tidak dapat dilakukan dalam waktu cepat. Karena cukup banyak kekurangan yang harus dilengkapi. Bahkan, hingga saat ini masih ada sejumlah kekurangan yang akan dibenahi melalui APBD Tahun 2020 secara bertahap maupun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Pembenahan bertahap dilakukan karena menurutnya pemerintah daerah tidak ingin kehilangan fokus dalam memperkuat pelayanan di tingkat dasar, yakni puskesmas, pustu, dan poskesdes.
“Pembenahan ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. Karena jangan sampai rumah sakit ini pelayanan sama dengan puskesmas, karena yang seharusnya menjadi pusat rujukan,” tuturnya.
Muda menyatakan, masalah kesehatan di Kubu Raya yang menjadi target prioritas untuk diselesaikan adalah masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan angka stunting. Dari persoalan itu, maka pelayanan ibu dan anak di RSUD Kubu Raya akan diperkuat tanpa meninggalkan pelayanan medis lainnya.
“Hal ini juga untuk mengantisipasi harapan masyarakat yang terlalu tinggi akan pelayanan yang paripurna dari sebuah rumah sakit,” sebutnya.
Dengan kemampuan sumber daya rumah sakit yang terbatas, Muda menilai perlunya fokus pada hal yang berdampak positif yang luas. Karena itu disematkan kalimat “Unggul dalam Pelayanan Ibu dan Anak” di belakang tulisan RSUD Kubu Raya. Penulisan itu diharapkan menjadi spirit untuk fokus pada upaya menyiapkan “Generasi Unggul Indonesia Maju”, sesuai arahan Presiden Joko Widodo. Sebab generasi unggul dimulai dari hulu yakni mengawal seribu hari pertama kelahiran.
“Kehidupan harus ada jaminan bahwa ibu-anak cukup gizi, imunisasi lengkap, dan sanitasi lingkungan sehat dari mulai periode kehamilan sampai anak usia dua tahun. Dengan begitu akan lahir generasi unggul Kubu Raya yang memiliki daya saing,” jelasnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Marijan menuturkan, proses pembangunan RSUD Kubu Raya direncanakan pada tahun 2017 dan mulai dikerjakan 2018. Anggaran pembangunan bersumber dari Dana Alokasi Khusus pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan sebesar Rp 38,6 miliar.
“Anggaran tersebut untuk pembangunan fisik gedung dan alat kesehatan. Selain itu ada dukungan Dana Alokasi Umum APBD Kubu Raya sebesar Rp 620 juta lebih untuk pembelian genset, penimbunan, dan drainase rumah sakit,” tuturnya. (Dd/Is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: