Hadiri Natal Oikumene, Ini Pesan Gubernur Kalbar

Gubernur Kalbar, Sutarmidji tampak sedang berbincang dengan Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus Pr, saat menghadiri Natal Oikumene di Gedung Sport Centre Supriyadi Kodam XII/Tpr, Kamis (9/1). Istimewa

Pontianak, BorneOneTV.com – Kamis, (9/1), Gubernur Kalbar, Sutarmidji menghadiri Natal Oikumene di Gedung Sport Centre Supriyadi Kodam XII/Tpr. Perayaan Natal Oikumene Kalbar ini mengusung tema Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang dan Sub tema Dengan Semangat Natal, Kita Perkokoh Persahabatan Menuju Kalbar Bermartabat, Damai, Aman dan Nyaman.

Dihadapan umat Kristiani Kalbar, Sutarmidji menyampaikan perihal pembangunan di provinsi ini. “Saya ingin nanti sering diskusi sama Monsinyur (Uskup, red). Apa yang harus kita perbuat untuk perbaikan-perbaikan Kalbar,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Saat ini, kata Sutarmidji, infrastruktur Kalbar  berada di urutan 33, hanya unggul dari Papua. Kemudian, berbicara indeks pembangunan manusia (IPM) masih tertinggal, yakni hanya bertengger di urutan 29. Sedangkan daya saing mulai merangkak naik dari urutan 28. “Sekarang Alhamdulillah sudah di 23, tata kelola pemerintahan kita diurutan 23 sekarang sudah di 18, lamanya orang sekolah belajar itu cuma 7,12 tahun,” paparnya.

Masyarakat Kalbar, lanjut Sutarmidji, jangan terlalu berbangga dengan sumber daya alamnya. Menurut dia, sumber daya alam melimpah tanpa sumber daya manusia yang baik tidak akan bisa membuat masyarakat provinsi ini sejahtera. Tambahnya, sumber daya alam melimpah, sumber daya manusia sudah baik tetapi masyarakat tidak pernah bersatu untuk bersama-sama membangun, juga tidak bisa membuat Kalbar maju. “Makanya, kami Forum Koordinasi Pimpinan Daerah selalu bersinergi dengan tokoh-tokoh agama, diskusi sama Monsiyur, apa yang harus kita buat untuk Kalbar,” katanya.

Sutarmidji mengajak umat Kristiani berbuat untuk kemajuan Kalbar. “Kalau tidak bisa dengan finansial, kita bisa dengan tenaga dan dengan tenagapun tidak bisa, mungkin dengan untaian kata-kata yang menyejukan dan menyatukan itu lebih baik dan bisa berkontribusi untuk kemajuan Kalbar,” pesannya.

Sutarmidji juga menyampaikan, tak lama lagi RSUD Sordarso memiliki dua tower  dengan masing-masing enam lantai 240 bed.  Pemprov Kalbar membangun fisik rumah sakit tersebut dengan dana Rp 240 Milliar, peralatannya diperkirakan sekitar Rp 200 milliar dan itu untuk kelas tiga tapi fasilitasnya semua kelas satu. “Saya ingin ketika masyarakat Kalbar berobat di rumah sakit, nginap di rumah sakit tidak ada lagi pembedaan kelas, kelas itu dibedakan dengan jenis penyakit itulah keadilan namanya. Biarkan masyarakat yang tidak mampu pun bisa menikmati pelayanan rumah sakit kelas satu,” katanya.

Pemprov juga membangun Pusat Sertifikasi keahlian supaya tenaga kerja dibayar mahal. Selain itu juga membangun SMK di daerah. Selain itu  berupaya menyelesaikan jalan perawas  yang menghubungkan Kayong Utara dengan Pontianak, yang nanti akan hemat waktu perjalanan.Dan akan bangun jalan di Ketapang. “Saya minta dukungan masyarakat Kalbar terutama umat yang hadir dalam Natal Oikoumene ini.  Mari kita hilangkan hal-hal perbedaan-perbedaan, isu-isu tidak penting. Mari kita bersama-sama bangun Kalbar,” pungkasnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.