Menghadap Gubernur, Sejumlah Anggota Dewan Melawi Tindaklanjut Persoalan APBD

oleh
nggota DPRD Melawi bertemu Gubernur Kalbar Sutarmidji, Senin (20/1) Istimewa

Melawi, BorneOneTV.com – Polemik APBD Melawi 2020 yang dianggap tidak sesuai mekanisme yang seharusnya, Wakil Ketua DPRD Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, Ketua Fraksi Gerindra, Iif Usfayadi, Ketua Fraksi PDIP, Kluisen, Ketua Fraksi Persatuan Bangsa, Bujang Sahpri, anggota Banggar, Heri Iskandar, serta anggota DPRD, Edysun. bersama sejumlah anggota DPRD lainnya menghadap Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Senin (20/1).
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Melawi, Iif Usfayadi menjelaskan, pertemuan dengan Gubernur ini sebagai tindaklanjut usai pernyataan sikap sejumlah fraksi atas masalah APBD Melawi. Dimana Lima fraksi di Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Melawi menyatakan APBD Melawi tak sesuai prosedur karena melalaikan proses penyempurnaan yang harusnya melibatkan seluruh anggota DPRD serta dua unsur pimpinan lainnya.
“Ada beberapa temuan terkait dengan Penjabaran APBD Melawi. Salah satunya soal indikasi tidak masuknya gaji 13 dan 14 dalam APBD Melawi. Padahal saat evaluasi, anggaran untuk gaji tersebut sudah tersedia. Artinya ada perbedaan hasil evaluasi dengan penjabaran APBD Melawi. Makanya kami akan kembali ke Melawi untuk melakukan bedah APBD,” tutur Iif.
Iif mengatakan, bedah buku APBD dilakukan untuk mencari perbedaan antara APBD yang telah disepakati Pemkab dan DPRD dengan penjabaran APBD Melawi yang dibagikan ke seluruh SKPD. DPRD nantinya akan mengecek satu demi satu belanja.
“Nanti akan kita cek satu persatu. Kalau benar, ada yang berubah, berarti ada yang dihapus setelah proses evaluasi dari provinsi. Hanya ke mana dana tersebut beralih, ini yang akan coba ditelusuri,” pungkasnya. (Ira)

baca juga :  Keragaman Budaya digelar dalam rangka Hari jadi Kabupaten melawi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.