KPU Sekadau Sosialisasi Tahap Pencalonan Perseorangan Pilkada 2020

oleh
Ketua Divisi Teknis KPU Provinsi Kalbar, Erwin Irawan saat menyampaikan materi Sosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sekadau Tahun 2020. Rabu (6/2). Krisantus/BorneOneTV

Sekadau, BorneOneTV.com – KPU Kabupaten Sekadau menggelar sosialisasi Pencalonan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sekadau Tahun 2020 di Mess Pemda Kabupaten Sekadau, Jalan Merdeka Barat, Desa Sei Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, Rabu, (6/2).

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Sekadau, Drianus Saban  menjelaskan, sosialiasi ini merupakan tahapan Pilkada. “Tahapan pilkada 2020 sudah dimulai sejak November 2019 lalu, dalam waktu dekat akan dilaksanakan tahapan penerimaan berkas dukungan calon perseorangan dan dalam kegiatan sosialisasi ini juga diundang instansi terkait dengan tujuan adanya koordinasi dalam tahapan pencalonan,” tutur Drianus.

Drianus menyampaikan, 19 – 23 Februari KPU Sekadau akan melaksanakan tahapan penerimaan penyerahan dukungan perorangan yang disyaratkan sebanyak 15.229 KTP. “Masa pendaftaran pasangan calon akan dilangsungkan pada 16 – 18 Juni 2020, 8 Juli penetapan Paslon. Kampanye mulai 11 Juli – 19 September 2020. 20 – 22 September masa tenang dan hari pemungutan suara 23 September,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Teknis KPU Provinsi Kalbar, Erwin Irawan mengungkapkan, Kabupaten Sekadau merupakan salah satu dari 270 Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada tahun ini. “Berkaca pada Pemilu 2019, Kabupaten Sekadau menjadi salah satu Kabupaten yang kita bilang aman, ini membuktikan dukungan masyarakat dalam penyelenggaraan pemilu 2019 berjalan lancar,” kata Erwin.

Erwin berharap anggaran penyelenggaraan Pilkada yang bersumber dari APBD Kabupaten Sekadau, ini bisa dioptimalkan. Ia meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sekadau untuk mensosialisasikan KTP Elektronik. “Bagi rumah-rumah yang sudah terdata sebagai Pemilih dalam Pemilu untuk ditempelkan stiker dari PPDP (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih)., Jadi kalau ada yang belum boleh ditanyakan ke PPS (Panitia Pemungutan Suara),” ucapnya. (Krisantus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.