Kepala BPKP Kalbar Resmi Berganti

oleh
Kepala BPKP Kalbar resmi berganti. Istimewa

Pontianak, BorneOneTV.com – Dikdik Sadikin dilantik dan dikukuhkan sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalbar menggantikan Raden Suhartono di Balai Petitih, Kantor Gubernur, Selasa (11/2).

Kepala BPKP Pusat Muhammad Yusuf Ateh  berharap Kepala Perwakilan BPKP Kalbar yang baru saja dilantik dan dikukuhkan dapat diterima sebagai mitra kerja. Sehingga kerja sama yang telah berjalan dengan sangat baik selama ini antara Perwakilan BPKP Kalbar, stakeholder lainnya dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.  “Ini menunjukkan bahwa seluruh aparat pemerintah di Provinsi Kalbar berkomitmen untuk bersatu padu dalam sinergi untuk mengemban amanah penyelenggaraan pemerintahan yang berintegritas, akuntabel dan fokus pada pelayanan masyarakat. Semoga semangat ini dapat senantiasa kita jaga demi keberhasilan pembangunan bangsa,” kata Kepala BPKP Pusat dalam sambutan yang disampaikan Deputi Kepala Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Polhukam dan PMK, Iwan Taufiq Purwanto.

Kemudian disampaikan bahwa, pembangunan yang berkelanjutan merupakan tugas pemerintah yang harus diselenggarakan di seluruh penjuru negeri. Sebagaimana disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pidato pelantikannya, pemerintah harus mampu memastikan bahwa program-program pembangunan tidak hanya selesai dikerjakan (sent), namun manfaatnya bisa dirasakan masyarakat (delivered). “Pemerintah saat ini tidak hanya peduli pada aspek pencapaian hasil (program delvery) semata, namun pemerintah juga sangat memperhatikan aspek akuntabilitas dalam penyelenggaraan program,” katanya.

BPKP dalam hal ini, berupaya berkontribusi merndorong tercapainya tujuan pembangunan melalui pengawalan akuntabilitas penyelenggaraan pembangunan. “Komitmen ini dilakukan melalui berbagai macam dimensi, seperti pengawalan program prioritas pembangunan, pengamanan aset negara/ daerah, peningkatan ruang fiskal dan penguatan tata kelola pemerintahan,” jelasnya.

Lanjutnya, kontribusi BPKP tentunya diharapkan tidak hanya terbatas pada pemerintah pusat. “Kita menyadari bahwa berbagai tugas penting pembangunan justru berjalan di daerah,” ujarnya.

baca juga :  Wajah Baru Water Front City Menghiasi Kota Pontianak

Terkait dengan itu, BPKP juga berkomitmen untuk ikut membantu pembangunan di daerah dengan harapan dapat memberikan nilai tambah (khususnya bagi pemerintah daerah) dalam memitigasi risiko-risiko pembangunan, sehingga kegagalan pembangunan dapat dihindari. “Penting bagi kita menyukseskan penyelenggaraan untuk dapat bersinergi dan berkoordinasi, dalam upaya bersama untuk mewujudkan keberhasilan pembangunan,” tuturnya.  (Lay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.