Polda Kalbar Gelar Welcome dan Farewell Parade

oleh
Welcome dan Farewell Parade di Polda Kalbar, Kamis (13/2). Istimewa

Pontianak, BorneOneTV.com – Polda Kalbar menggelar upacara Welcome dan Farewell Parade di Lapangan Jananuraga, Kamis (13/2). Welcome dan Farewell Parade merupakan rangkaian dari tradisi serah terima jabatan yang ditandai dengan penyerahan Pataka Polda Kalbar Budhi Sarana Bhakti dari Irjen Pol Didi Haryono kepada Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto.

Irjen Pol Didi Haryono menyampaikan yang menjadi atensi oleh Kapolri bahwa Kalbar sebagai salah satu provinsi dengan potensi konflik sosial tinggi menjelang dan pada saat pilkada 2018 lalu. Tentu ini menjadi tantangan sendiri bagi dirinya saat pertama menjabat Kapolda Kalbar. “Pada pemilukada 2018, Kalbar menduduki rangking 3 Indeks Potensi Kerawanan Pemilu (IPKP) setelah Papua dan Maluku, yaitu dengan indeks 3,04. Sedangkan pada pemilu 2019 Kalbar menduduki rangking 29 IPKP 2019 dengan nilai 47,31. Tentu ini atas kerja keras, kerja cerdas dan kerja sama semua pihak sehingga Kalbar tetap kondusif sampai saat ini,” tutur Didi.

Didi juga beryakinan dengan hadirnya Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto sebagai Kapolda Kalbar dapat lebih mendinamisir program kerja Polda Kalbar yang telah tersusun. Tentunya tetap mengacu kepada program kerja Mabes Polri dalam rangka akselerasi transformasi polri, yaitu  terwujudnya postur polri yang profesional, modern dan terpercaya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegakkan hukum. Sehingga dapat menjaga situasi Kamtibmas pada saat pilkada 2020. “Kepada seluruh personel jajaran Polda Kalbar agar terus bahu membahu dalam mendukung dan membantu Kapolda dalam melanjutkan program Polda Kalbar yang telah digelar dengan baik,” pesannya.

Sementara itu, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto juga mengajak semua untuk bahu membahu mempertahankan dan meningkatkan apa yang sudah dicita-citakan bersama, yaitu Polri yang dipercaya masyarakat. “Momentum serah terima jabatan ini dapat dijadikan titik evaluasi bagi Polda Kalbar,” ujar Remigius.

Mengingat tahun ini tujuh Kabupaten di Kalbar yakni Sambas,  Bengkayang, Sekadau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu dan Ketapang akan menggelar Pilkada, maka perlu dilakukan antisipasi kerawanan yang akan terjadi. “Terus lakukan upaya-upaya preventif, preemtif dan represif untuk menjaga situasi Kamtibmas,” ingat Remigius.

Lanjutnya, segera menyesuaikan keadaan dan jadikan pengalaman penanganan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019 sebagai tolok ukur. “Saya yakin, kita semua dapat menjadikan Polda Kalbar kembali menjadi sebagai daerah teraman dalam agenda pilkada tahun 2020,” kata Remigius.

Walaupun memiliki berbagai pengalaman, namun nantan Kapolda Sulawesi Utara, ini masih tetap membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh personel. “Mari bersinergi dengan harmonis antara kita, juga dengan instansi lain dan masyarakat, untuk mewujudkan Polri di daerah Kalbar yang lebih baik lagi dalam semangat promoter,” pungkasnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.