banner 120x600

FKUB Bersama Polres Sekadau Gelar Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Pemilu Damai

Ketua FKUB Kabupaten Sekadau Paulus Lion, Ketua KPU Sekadau Drianus Saban,Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, Pabung Kodim 1204/SGU, Mayor Arh M Agus Setiawan, Kasubbag Tata Usaha kantor Kemenag Sekadau Supraptono, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, tokoh agama, dan Perwakilan partai politik di Kabupaten Sekadau, foto bersama di Tugu Ayam Komplek Pasar Baru Sekadau, Jalan Panglima Naga, Kamis (5/3). Krisantus/ BorneoOneTv
banner 120x600

Sekadau, BorneOneTV.com – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sekadau berkerja sama dengan Polres Sekadau menggelar dialog kebangsaan dan deklarasi Pemilu damai, Kamis (5/3). Dialog ini yang mengusung tema Peningkatan Peran Strategis FKUB menjaga Kondusifitas Menyongsong Pilkada Sekadau Tahun 2020 ini  digelar di Cafe Akhiang Komplek Pasar Baru Sekadau, Jalan Panglima Naga.

Hadir Ketua FKUB Kabupaten Sekadau Paulus Lion, Ketua KPU Sekadau Drianus Saban,Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala, Pabung Kodim 1204/SGU, Mayor Arh M Agus Setiawan, Kasubbag Tata Usaha kantor Kemenag Sekadau Supraptono, Tokoh masyarakat, Tokoh adat, tokoh agama, dan Perwakilan partai politik di kabupaten Sekadau

Paulus Lion mengatakan dialog tersebut terlaksana berkat kerjasama FKUB dan Polres Sekadau untuk menciptakan situasi yang kondusif jelang Pilkada di Kabupaten Sekadau. “Pada dasarnya kami ingin semua hal teratur. Kami ingin dengan dialog ini kita dapat saling menghargai dan tidak saling menyalahkan terlebih jelang Pilkada,” ujar Paulus.

Paulus mengimbau orangtua supaya memberikan kewajiban mewariskan kebaikan untuk anak muda, yakni dengan menanamkan prilaku saling menghormati satu sama lain. “Kita harus tetap menghormati satu sama lain, Tujuan supaya kita saling menghormati, karena aturan di negara kita seperti itu,” ucapnya.

Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala menyatakan akan memaksimalkan kinerja untuk menjamin keamanan masyarakat. “Karena peran masyarakat lah yang menentukan pemimpin 5 tahun ke depan. Kami akan terus mengupayakan keamanan di masyarakat,” katanya.

Lanjut Marupa, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama juga harus mengingatkan masyarakat, agar jangan sampai isu agama maupun isu suku menjadi penyebab perpecahan.  “Silahkan pilihan berbeda dan gunakan pilihan secara individual masing-masing, namun untuk tetap menjaga Sekadau tetap aman,” ujarnya.

Marupa juga berharap ada masukan dari masyarakat. Biar kami bisa lagi meningkatkan, karena kami jamin, kami akan tetap menjaga netralitas,” tegasnya. (Krisantus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: