banner 120x600

Korupsi Dana Hibah Pembangunan Masjid Agung Melawi, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka

banner 120x600

Pontianak, BorneoneTV.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Kalbar menetapkan tiga tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Agung Melawi dengan sumber dana hibah APBD Kabupaten Melawi di Kecamatan Nanga Pinoh.
Tiga tersangka tersebut berinisial ABT yang merupakan Ketua Pembangunan Masjid Agung Melawi, PKN merupakan Ketua Yayasan Muslim Melawi yang menerima hasil pekerjaan dan KSM Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Melawi sebagai pemberi anggaran.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Donny Charles Go mengungkapkan, pembagian dana Hibah dimulai pada tahun 2012 sebanyak Rp2 Miliar, tahun 2013 Rp5 Miliar, tahun 2014 sebanyak Rp5 Miliar, tahun 2015 sebanyak Rp 1 Milias, pada 2016 tidak ada pemeberian dana, pada 2017 sebanyak Rp3 Miliar, total Rp 16 Miliar.
Donny mengatakan, Polda Kalbar sudah bekerjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) untuk menghitung kerugian negara.
“Hasilnya ada Rp 11,1 Miliar yang merupakan kerugian negara. Jajaran Ditreskrimsus sudah menetapkan 3 orang tersangka, 82 orang sebagai saksi,” ujar Donny, Selasa (10/3).
Donny mengungkapkan, ada yang janggal dalam tindak pidana ini, karena dana hibah yang diberikan oleh pemerintah daerah ada yang dibagi-bagi, jadi tidak dipakai untuk pembangunan. “Tahun 2012 ada Rp 2 miliar yang dipinjam-pinjamkan kebeberapa orang dengan tujuan untuk dipertanggungjawabkan dengan dana Rp 2 miliar tersebut,” ucap Donny. (Hadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: