banner 120x600
Kalbar  

Reses Daniel Johan, Anggota Damkar Swasta Kalbar Minta Perlengkapan Keselamatan

Foto Istimewa
banner 120x600

Pontianak, BorneOneTV.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan reses dengan para anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Swasta Kalbar di Pontianak, Senin (9/3).

“Silaturahmi ini bentuk perhatian kita kepada Damkar Swasta. Mereka sudah mempertaruhkan nyawa, meninggalkan keluarganya untuk jalankan tugas mulia mereka,” ujar Daniel Johan ditemui usai reses.

Daniel Johan yang juga Anggota Fraksi PKB juga mengatakan, selama ini pemerintah juga jarang memberikan perhatian dan kepedulian kepada Damkar Swasta yang murni dan terbentuk dari Swadaya masyarakat tanpa bantuan pemerintah. “Apa yang akan kita perjuangankan, kita akan perjuangankan ke Pemerintah,” tekadnya.

Daniel Johan sangat setuju dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Damkar yang telah ditetapkan dan menjadi Panduan semua anggota Damkar Swasta.

Ketua Forum Komunikasi Kebakaran Kalbar Ateng Tanjaya mengatakan, Daniel Johan telah memberikan bukti nyata dalam memberikan bantuan kepada Damkar Swasta ditengah relawan pemadam kebakaran tanpa digaji.

“Karena kami serba kekurangan, dana tidak ada, sedangkan perlengkapan begitu mahal, tentu maka banyak kesulitan kita hadapi. Kedatangan Daniel Johan yang menjalankan fungsi Dewan sebenarnya, menyalurkan aspirasi kami dengan bukti nyata, tahun lalu sudah memberikan selang hampir 500 roll dengan kualitas bagus,” ungkap Ateng.

Ateng berharap, aspirasi kali ini dapat diperjuangkan Daniel Johan kepada Pemerintah, sehingga terealisasi. Menurutnya, Damkar Swasta mempunyai semangat dan gotong-rotong tinggi tapi keselamatan perlu diutamakan. “Maka kami juga ingin profesional, kami ditanya mau apa, kami mengusulkan perlengkapan Damkar yang bisa memberikan safety seperti helm tahan benturan dan baju serta sepatu tahan bara api, mudah-mudahan bisa terealisasi sehingga bisa menjadi damkar yang lebih profesional,” harapnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: