Warga Desa Pantai Ketikal Lapor Balik PT ASL

oleh
Saleh Warga Desa Pantai Ketikal.

Ketapang, BorneOneTV.com – Saleh warga Desa Pantai  Ketikal, Kecamatan Singkup Kabupaten Ketapang  dilaporkan oleh PT. Ayu Sawit Lestari (ASL) ke kepolisian atas tuduhan pencurian buah sawit. Saleh sempat tidur di jeruji besi selama tiga bulan enam hari guna menjalani proses hukum atas tuduhan itu. Setelah 12 kali persidangan di Pengadilan Negeri Ketapang, ayah tiga anak ini dibebaskan karena tuduhan dari pihak perusahaan tidak bisa dibuktikan.

Warga menyebut, PT ASL menaman sawit di luar izin usaha perkebunan (IUP). “Diitanam dari tahun 2002, tidak memiliki izin usaha perkebunan. Masyarakat panen berdasarkan surat Bupati Ketapang menyerahkan kebun itu menjadi kebun mandiri masyarakat. Nnamu yang dituduhka oleh PT ASL yang dilaporkan kepada kepolisian di Ketapang, bahwa masyarakat mencuri kebun perussahaan,” tutur Saleh, disela aksi bersama perwakilan warga di areal PT ASL pada Senin siang (16/3).

Saleh minta keadilan. Setelah ia melakukan upaya hukum dan sudah melapor ke Polres tentang kebun di luar izin, juga melapor di Polsek setempat. Sehingga, kata dia kepolisian sudah menurunkan tim ahli dari Dinas Perkebunan. Dalam laporan itu pada 31 Januari 2020. “Saya minta tindakkan tegas dari Kapolri agar bisa menindak tegas perusahaan ini secara hukum,” ucapnya. (BorneOneTV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *