Penimbun Bahan Pokok Bisa Dipidana

Foto Istimewa
banner 120x600

Pontianak, BorneOneTV.com – Menghadapi wabah Covid-19 saat ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau para pelaku usaha, distributor, pedagang dan pengecer tidak melakukan penimbunan kebutuhan bahan pokok atau barang penting lainnya.

“Bagi yang melanggar, bisa dijerat dengan Pasal 107 Undang-undang Nomor 7 tahun 2014 dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan atau denda paling banyak Rp50 miliar,” tegas Edi, Jumat (20/3).

Edi juga mengingatkan pelaku usaha tidak menaikkan harga di luar ketentuan yang berlaku. “Apalagi sampai mengambil keuntungan yang berlebihan,” ujarnya.

Masyarakat juga diimbau tidak membeli barang secara berlebihan. Sebab, hal ini dapat menyebabkan kelangkaan barang sehingga memicu kenaikan harga. “Pelaku usaha perlu membatasi pembelian barang oleh konsumen untuk mengantisipasi kelangkaan barang sehingga mereka membeli sesuai kebutuhan saja,” pungkasnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: