banner 120x600

Gubernur Kalbar Minta Pemkot Pontianak Melakukan Pemerataan Pembangunan

banner 120x600

 

Pontianak, BorneOneTV.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melakukan pemerataan pembangunan. Pontianak Utara dan Timur. Harus juga menjadi perhatian Pemkot.
Memberi perhatian khusus terhadap Pontianak Utara karena kawasan itu adalah tanah gambut. “Adanya kawasan agroindustri yang harus tetap dipertahankan. Itu bisa menjadi penyangga utama untuk Provinsi Kalbar terhadap hasil pertanian terutama kebutuhan sehari-hari,” ujar Sutarmidji, saat memberiakan Arahan Pada Musrenbang RKPD Kota Pontianak melalui Teleconfren, Kamis (2/4).
Terkait dengan pembangunan Rumah Sakit di Pontianak Utara, Sutarmidji juga meminta Pemkot Pontianak untuk mengkaji benar-benar, karena selama dirinya menjadi Wali Kota Pontianak dua periode dan apa yang sudah disampaikan Wali Kota sebelumnya, ia mengatakan tidak gampang mengurus rumah sakit. “Boleh dijadikan rumah sakit Tipe D untuk pelayanan tertentu,” ucapnya.

Sutarmidji berharap Pemkot Pontianak untuk ke depan dapat membangun pasar tradisional yang bersih dan lebih modern.

“Siapkan transaksi jual beli lebih banyak secara Online supaya menciptakan lapangan kerja di Pontianak bagi anak muda yang meminati bidang IT. Ini menjadi perhatian kita,” pintanya.

Kemudian, pembangunan rumah susun untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Gang Semut dan diharapkan Tahun 2021 dengan dana APBN, dan Pembangunan Rumah Susun Pemkot Pontianak di Kecamatan Pontianak Barat lanjutan tahap 1 tahun 2018 dengan nilai masing-masing Rp 29.307.000.000. “Ini dari APBN, mudah-mudahan semuanya tetap dilanjutkan dan dilaksanakan supaya pembangunan Kota Pontianak semakin cepat,” ingatnya.

Pemkot Pontianak juga harus evaluasi di sejumlah titik pelayanan publik. “Supaya lebih menjadi perhatian. Semoga Tahun 2020-2021, Pemkot Pontianak semakin maju,” pesannya.

Dikatakan Sutarmidji, saat ini penilaian korsupgah, Provinsi lebih bagus dan diharapkan persaingan semua Kabupaten/Kota dalam memberikan pelayanan publik menjadi yang terbaik.

“Alhamdulillah, kita harus memperhatikan Kelurahan-kelurahan supaya lebih maju. Kalau Provinsi dengan Programnya Desa Mandiri. Capaianya menjadi terbanyak seluruh Indonesia atau Tingkat Provinsi,” ujarnya. (Lay).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: