banner 120x600

527 Personel Gabungan di Terjunkan Untuk Memberikan Imbauan, Sosialisasi dan Penertiban Aktivitas Masyarakat Tengah Pamdemi Covid-19

527 Personel Gabungan diterjunkan untuk memberikan Imbauan, Sosialisasi dan Penertiban Aktivitas Masyarakat Tengah Pamdemi Covid-19(hadin )
banner 120x600

Pontianak, borneonetv.Com_Patroli Gabungan (TNI POLRI SatPol PP Provinsi dan Kota Pontianak) Dalam rangka salah satu bentuk keprihatinan pemerintah daerah  terhadap aktivitas masyarakat yang dirasa mulai menurun terhadap bahaya ancaman virus covid 19 atau tingkat kesadaran masyarakatnya mulai menurun di kota Pontianak,sehingga tidak mengindahkan himbuan dari Pemerintah ,untuk tidak keluar rumah disaat pandemi corona .

Kombes Pol Komarudin (Kapolresta) mengatakan, masyarakat kembali beraktivitas diluar rumah disaat ada pandemi covid 19 , peningkatan aktivas diluar rumah ,yang tentunya juga menjadi kekhawatiran kita bersama, bahwa upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona/ Covid-19 semakin terkendala dengan aktivitas masyarakat yang masih ramai, oleh karena itu kegiatan Patroli gabungan kembali kita turunkan dalam jumlah yang cukup besar.Hal ini,dikatakannya usai pelaksanaan apel patroli gabungan di halaman kantor gubenur Kalimantan Barat. “Selasa malam , 28/4/20.

Lanjutnya, hari ini lebih banyak dari kemarin sebanyak 527 Personel gabungan dari Polresta Pontianak Kota, Polda Kalbar, Brimob, TNI, Dinas Perhubungan dan Sat Pol PP Provinsi dan Kota Pontianak diterjunkan ke 6 Kecamatan di Kota Pontianak, yang dibagi menjadi 3 zona, yaitu zona 1 wilayah Kecamatan Pontianak Utara dan Pontianak Timur, zona 2 wilayah kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Tenggara, Zona 3 wilayah Kecamatan Pontianak Kota dan Pontianak Barat.

TNI_ Polri mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk mematuhi himbauan yang diberikan oleh pemerintah, para agama dan juga petugas di lapangan, semua ini kita lakukan untuk kepentingan masyarakat dan kepentingan kita semua agar kita bisa segera memutus mata rantai penyebaran virus corona / Covid-19 yang ada di kalimantan barat khususnya di Kota Pontianak. “Ujarnya

“Bagi masyarakat yang melanggar kami masih terus akan melakukan himbauan termasuk juga melakukan penertiban terhadap aktivitas masyarakat yang masih nongkrong di beberapa titik, kami pantau masih ada membandel dengan berkumpul hanya untuk kepentingan-kepentingan yang menurut kami jauh dari sekedar apa namanya upaya mereka hanya nongkrong dan lain sebagainya, di tengah sekarang virus carona / Covid-19 yang ada di wilayah ini, tentunya hal yang akan memperhatikan dan selain membahayakan diri sendiri juga membahayakan orang lain, Jadi virus corona/Covid-19 kalau kena bukan hanya diri sendiri yang jadi korban orang lain pun ikut terpapar, yang beraktivitas berinteraksi dekat dengan yang bersangkutan akan terpapar, ini akan kita tertibkan kalau masih ada yang kumpul-kumpul akan kita bubarkan.

“Kita melakukan himbauan kalau membandel akan kita berikan sanksi hukum,  undang undang sangat jelas pasal 214 undang undang nomor 4 “tentang wabah penyakit menular itu sangat jelas, barang siapa yang menghalangi yang tidak mengindahkan himbauan ada sanksi”.

Demikian harapan kami, masyarakat tersadar agar mau mengikuti himbauan, bahwa daerah Pontianak termasuk daerah yang cukup banyak korban yang diakibatkan oleh Covid-19, selain himbauan sekiranya memang ada ditemukan yang masih membandel mohon maaf sekali kami melakukan tindakan tegas, kita akan melakukan penertiban untuk masyarakat yang masih berkumpul/ membandel. Pungkasnya (hadin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: