Kontraktor Geruduk Pokja Kab. Kubu Raya,Pertanyakan Proses Tender Proyek

oleh
Kontraktor Geruduk Pokja Kabupaten Kubu Raya,Pertanyakan Proses Tender Pekerjaan(odi)

 

Kubu Raya,BorneoneTV.Com– Sejumlah Kontraktor CV. Purnama Adil dan CV. Lima Lima yang merasa tidak puas dengan hasil tender beberapa proyek pekerjaan konstruksi APBD 2020, mendatangi Kantor Pokja Kabupaten Kubu Raya, di Kantor Bupati Kabu Raya, pada hari Rabu (6/5).

Kedatangan para kontraktor ke kantor Pokja Kubu Raya untuk mempertanyakan proses tender paket proyek pada Bidang Pokja Konstruksi Barang dan Jasa Kubu Raya untuk pekerjaan konstruksi pembangunan Jembatan Ruas Jalan Sungai Enau senilai 1,1 miliar, serta pembangunan Aula Kantor Camat Sungai Kakap senilai 1,5 miliar yang dibiayai dari APBD tahun anggaran 2020 oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.

Sempat terjadi ketegangan argumentasi dari para kontraktor yang merasa tidak puas dengan penjelasan yang diberikan oleh Kepala Bagian Barang dan Jasa Pokja Kubu Raya, Suim.

“Menurut Suim, memang ada beberepa paket yang berdasarkan hasil evaluasi tidak ada penyedia yang memenuhi persyaratan, sehingga dilakukan pembatalan dan akan ditender ulang. Dan ada satu perusahaan yang tidak mengupload times skejul, sehingga tidak ikut diundang dalam pembuktian kwalisifikasi pemenang.

Para kotraktor mempertanyakan, kenapa semua perusahaan yang ikut tender tidak di undang dalam pembuktian kwalifikasi pemenang. Serta mempertanyakan kenapa tidak ada pemberitahuan kepada pihak perusahaan dalam pembatalan tender.

Menurut Rusdi, salah satu kontraktor CV. Purnama Adil mengatakan,” jika kedatangannya untuk mempertanyakan, kenapa tidak diundang dalam pembuktian kwalifikasi pemenang. Sementara perusahaanya merupakan pemenang dengan penawaran tender terendah. Apakah ada permainan dalam proses tender yang dilakukan. “Kalau dalam pembuktian kwalisigikasi perusahannya memang kalah, ya pihaknya akan menerima,”ujarnya.

Rusdi sangat menyayangkan sikap Pokja, sebab sebelum ada pembuktian, perusahaannya sudah digugurkan. Seharusnya Pokja mengundang semua perusahaan yang ikut serta dalam proses tender untuk pembuktian, tapi ternyata hanya satu perusahaan yang diundang.

baca juga :  Lanud Supadio Gelar Komsos TNI

Menurut Rusdi,dirinya sangat kecewa dengan kinerja dari Pokja Kubu Raya yanh dinilai tidak bekerja secara adil dan jujur,”Ucapnya. (Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.