Sekadau Pecah Telur Kasus Covid-19,3 Orang Pasien Positip Covid

oleh
Kepala Dinas Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, saat diwawancarai di Kantor dinas Kesehatan PP dan KB, Komplek Pemda, Senin (26/5). Krisantus/BorneOneTV

Sekadau, BorneOneTV.com – Berdasarkan Pemeriksaan swab laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta. Kabupaten Sekadau menjadi kabupaten terakhir di Kalbar yang terkonfirmasi positif kasus COVID-19.

Sebanyak Tiga orang yang terkonfirmasi positif kasus COVID-19 asal Kabupaten Sekadau, masing-masing, dua orang berasal dari Kecamatan Belitang Hilir dan satu orang lagi berasal dari Kecamatan Sekadau Hilir.

Saat di Wawancarai di Kantor dinas Kesehatan PP dan KB, Komplek Pemda Sekadau. Plt Kepala Dinas Kesehatan, PP dan KB Kabupaten Sekadau, Henry Alpius, Mengungkapkan, dari tiga kasus ini merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG), karena tidak menunjukkan keluhan atau gejala COVID-19.

“Mereka merupakan klaster jemaah tabligh Kuala Lumpur, Malaysia. Hasil rapid test pada tanggal 7 April 2020, diambil reaktif dan diambil swab untuk perikas pada tanggal 5 Mei dan tanggal 6 Mei 2020,” Ungkap Henry, saat di temui di Ruang kerjanya, Senin (25/5).

Lebih lanjut Henry menjelaskan, klaster yang terkonfirmasi Covid-19 ini, merupakan klaster jemaah tablig di Kuala Lumpur, Malaysia, beberapa waktu lalu di mana dua orang lagi masih menunggu hasil pemeriksaan swab. Kemudian, berdasarkan hasil pemeriksaan swab 3 orang lain dinyatakan negatif COVID-19.

“Karena ini kan OTG, tidak ada keluhan. Kita isolasi ketat di rumah sakit, 7 hari kemudian kita swab ulang. Karena swab pertama sudah hampir 1 bulan hasil ini, dan kita juga akan melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang kontak erat dengan orang orang terkonfirmasi COVID-19 ini. “Pungkasnya.

Terkait orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut pihaknya akan melakukan isolasi di RSUD Sekadau selama 7 hari kedepan. “Terhadap ketiga orang ini, Besok akan kami bicarakan. Tapi yang jelas untuk 7 hari kedepan kita isolasi di RSUD Sekadau , Memang, Gubernur melalui Kadinkes Kalbar menawarkan ketiganya untuk diisolasi di Pontianak”. Terangnya

Untuk kedepan kata Henry, pihaknya juga akan melakukan evaluasi bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Sekadau. “memang lebih baik dilakukan karantina parsial untuk wilayah-wilayah yang ditemukan kasus konfirmasi positif.” ungkapnya. (Krisantus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.