New Normal Belum Bisa diterapkan Pemkab Sekadau

 

Sekadau, BorneOneTV.com – Akhir-akhir ini Kebijakan new normal kembali dikumandangkan ditengah  pandemi virus Covid-19 yang masih belum menemukan solusi.

Bacaan Lainnya

Dampak yang dialami semua sektor pun cukup mempengaruhi kehidupan masyarakat, dimana saat ini kita harus bekerja, sekolah, hingga beribadah  di rumah, dan untuk pertama kalinya lebih baik mengurangi kontak langsung dengan sesama agar mata rantai penyebaran virus Covid-19 diputuskan.

Ditengah upaya tersebut, kini Pemerintah seolah ingin mengajak masyarakat untuk mulai berdamai dengan virus yang telah banyak merenggut nyawa orang-orang tercinta dari keluargan nya. Yakni dengan menerapkan cara hidup “New Normal”.

Beberapa Provinsi, Kabupaten/ Kota di Indonesia sudah mulai mempersiapkan New Normal tersebut, tapi tidak sama dengan di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.

Mengingat Kabupaten Sekadau saat ini baru mengumumkan Empat orang Positif covid-19 membuat Pemkab Sekadau harus mengeluarkan status mejadi Kejadian Luar Biasa (KLB) sehingga membuat masyarakat harus mentaati aturan Protokol Pemerintah.

“Kami juga belum mempelajari persyaratan untuk suatu daerah dalam melaksanakan New Normal. kita masih menunggu juga intruksi dari gubernur mengingat Kabupaten Sekadau masih dalam zona merah dan status Masih KLB sehingga kita masih mentaati aturan-aturan Protokol Pemerintah”. Ungkap Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, saat di wawancarai seusai mengadakan rapat bersama tokoh masyarakat dan agama. Jumat (29/5).

Aloysius megungkapkan bahwa untuk di kabupaten Sekadau sendiri jika New Normal di lakukan, maka pihak nya juga akan melaksanakan pola hidup baru tersebut.

“Kita jelas nanti akan sampai kesitu, yang jelas sampai hari ini kita masih memutus mata rantai terhadap yang terkonfirmasi kemarin karena itu harus di putuskan terlebih dahulu sehingga trend nya tidak naik tapi turun. Ungkap orang nomor dua di Kabupaten Sekadau tersebut.

Tak lupa Wakil Bupati Sekadau meghimbau kepada masyarakat khususnya di kabupaten Sekadau supaya tidak perlu panik, dalam menghadapi Virus Pandemi covid-19.

“Ini sudah beberapa kali kita sampaikan, ini bukan suatu AIB ini virus pandemik covid-19 semua negara terkena, dan para pembesar-pembesar juga terkena pandemik tersebut. Kita melakukan isolasi pun agar mereka bisa di cek, bisa di jaga kesehatan nya, bisa dikasi vitamin dan lain sebagainya sehingga nanti pada Swab yang kedua mudah-mudahan tidak ada lagi atau sudah non reaktif itu yang kita harapkan. Tandasnya.

New normal sendiri merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal. Namun, perubahan ini ditambah dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19. Prinsip utama dari new normal, adalah menyesuaikan dengan pola hidup.

Protokol kesehatan menjadi aturan yang disebutkan dalam implementasi new normal, yakni dengan menjaga jarak sosial dengan mengurangi kontak fisik dengan orang lain. masyarakat akan menjalani kehidupan new normal hingga ditemukan vaksin, yang dapat digunakan untuk menangkal virus corona. (Krisantus)

Caption foto: Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, S.H, M.Si. saat di wawancarai seusai mengadakan rapat bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama. Jumat (29/5). Krisantus/BorneOneTV

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.