banner 120x600

Pemkot Tanjung Pinang Fasilitasi Pemulangan 73 Warga Kabupaten Sambas

banner 120x600

Sambas, Borneonetv.com– Pemerintah Kota Tanjung Pinang Fasilitasi 73 warga Kabupaten Sambas Kalimantan Barat yang sudah hampir Satu Bulan Berada di Tanjung Pinang, Jumat,( 29/5/2020)

Lurah Tanjung Pinang Timur, SHEPTYA YUSNITA PUTRI, S.IP, Menjelaskan, Tanggal 18 Mei 2020 Lurah Tanjung Pinang dapat laporan dari warganya , bahwa akan turun warga Sambas yang kerja di Tanjung Buton sekitar 52 orang, mereka kerja di pabrik kayu, dikarena kan kondisi Covid 19, Lurah Tanjung Pinang Timur kordinasi dengan Gugus Tugas Tanjung Pinang, sesuai arahan tim Gugus Tugas, Mereka diperiksa di KKP , mobilitas nya dikawal Petugas KP3 ketempat rumah singgah warga Kalimantan Barat, Jelas Lurah Tanjung Pinang Timur saat di telp Via WA, Jumat,( 29/5/2020) Malam.

Selain 52 orang, 23 orang datang lagi , 23 orang posisi nya tidak diwilayah saya, karena 23 orang mendengar 52 orang akan di pulangkan Kesambas, akhirnya 23 orang merapat ke Wilayah kami, sehingga menjadi 75 orang, jelasnya.  Sebelumnya rumah singgah tersebut memang sering menjadi rumah singgah warga Sambas, Kalimantan Barat yang berada di Tanjung Pinang, dan Pemilik Rumah singgah tersebut ibu Ida Jasmin merupakan Ikatan Persatuan Warga Kalimantan Barat, Jelasnya.

Mereka datang menggunakan kapal Gunung Ekpres, setelah sampai di Tanjung Pinang Timur, mereka di cek kesehatan Oleh petugas KKP Pelabuhan, kemudian dibawa kerumah Singgah dan Dikawal Petugas KP3. Tambah nya.

Dan Kami dapat info kapal Pelni Tidak Jalan, setelah yang bersangkutan Lebih kurang 10 Hari di Tanjung Pinang, Lurah Tanjung Pinang Timur dihubungi Tim Gerakan Perjuangan Rakyat (GPR) Sambas , mereka sudah berkoordinasi akan memulangkan warga Sambas dengan catatan harus melakukan Rapid test, Jelas Sheptya.  Dikarenakan Rapid test di Tanjung Pinang terbatas, kemudian ada yang menanggung Rapid test mandiri, yaitu Bapak Agung Wira Dharma menanggung Rapid test mandiri 75 Orang warga Sambas, jelasnya.

Hasilnya dua orang Reaktif, dan di langsung di lakukan Isolasi Karantina di RSUP Raja Ahmad Tabib , Tanjung Pinang. Setelah itu, 73 orang Yang Non Reaktif mengurus administrasi untuk keberangkatan Pulang kesambas.

Plt Walikota, Rahma bersama tim Gugus Tugas, melepas keberangkatan warga Sambas sekitar Jam 08 Pagi di pelabuhan Pelni, dan Keberangkatan kapal nya sekitar Jam 13.00 Menuju Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas,Kalimantan Barat, Tutup Sheptya. ( Dedi Anggara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: