Matakin Kalbar Rehab Rumah Warga Tak Layak Huni

oleh

Pontianak,BorneoneTV.Com_  Yayasan Ji Xin De Jiao Hui Kota Pontianak bersama Majelis Tinggi Agama Khonghucu (Matakin) Kalbar melaksanaka aksi peduli merehab rumah warga yang Tidak Layak Huni di Jalan Khatulistiwa RT 01 RW 09 Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Jumat (3/7).

Gerak cepat Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar untuk membantu merehab rumah milik Wang A Leng yang tidak layak huni di era new normal.

Kondisi rumah milik Wang A Leng hanya berdinding terpal dan seng bekas sehingga membuat Wang A Leng bersama anak-anaknya untuk berteduh dirumah yang saat hujan akan terkena tempias bocoran air hujan dan sudah tidak layak huni untuk sekedar melewati hidup.

Wang A Leng hidup bersama ketiga putranya di sebuah rumah yang kondisinya memperihatinkan itu, membuat Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar melakukan aksi bedah rumah.

Dirumah yang berdindingkan terpal dan seng bekas, Wang A Leng hidup dari usaha anaknya yang menjadi tulang punggung keluarga untuk mengais rejeki dari barang bekeas untuk dijual.

“Aksi Rehab rumah warga yang tidak layak huni ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap sesama,” kata Yayasan Ji Xin De Jiao Hui Kota Pontianak, Rudy Leonard saat ditemui usai menyerahkan kepada Wang A Leng.

Selama 10 hari, Tim Aksi Peduli Rehab Rumah Warga Tidak Layak Huni menyelesaikan tugas muliannya dan menyelesikan bangunan tidak layak huni menjadi bangunan yang layak huni dan menyerahkan kepada pemiliknya untuk dapat ditempati lagi.

“Kita butuh waktu 10 hari baru bisa selesaikan rehab bangunannya,” jelasnya.

Ketua RW 09 Kelurahan Siantan Hilir, Haryanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar yang telah merehab rumah warga yang tidak layak huni.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar yang sudah merehab rumah warga kami dari yang tidak layak huni menjadi layak huni,” ucap Haryanto.

Kemudian, berharap, Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar terus berkembang dan terus terus membantu warga yang membutuhkan.

Dikatakannya, pihaknya memang sejak awal sudah memfasilitasi agar rumah tidak layak huni di RW 09 mendapatkan program bedah rumah dari pemerintah namun terbentur persyaratan yang mewajibkan sertifikat hak milik.

Status tanah yang ditempati oleh Wang A Leng masih berstatus sengketa dan tidak bisa dibangun menjadi layak huni.

“Kalau tanahnya tidak berstatus sengketa kita pastikan dia akan mendapat membantuan bedah rumah dari program pemerintah,” jelasnya.

Untuk bantuan beras, PKH, masih kata dia, Wang A Leng tetap mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Ssmentara itu, Lurah Siantan Hilir, Purwati juga menyampaikan ucapan terima kepada Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar yang telah membantu warganya untuk merehab rumahnya.

“Kami sampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar yang merehab rumah warga tidak layak huni menjadi layak huni,” ucap Lurah Siantan Hilir sebagaimana disampaikan oleh Kaai Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Siantan Hilir, Hamidah.

Awalnya, kata Kasi Pemberdayaan Masyarakat, dirinya mendapatkan laporan bahwa rumah yang ditempati Wang A Leng tanahnya masih berstatus sengketa sehingga Kelurahan tidak bisa mengajukan bantuan rumah tidak layak huni.

“Oleh inisiatif, Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar bersama masyarakat, RT/RW Setempat bersepakat untuk membantu merehab rumah Wang A Leng,” ujarnya.

Pemilik Rumah, Wang A Leng menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yayasan Ji Xin De Jiao Hui dan Matakin Kalbar dan RT/RW dan semua masyarakat yang telah membantu merehab rumah kami. (Lay).