Ketua Dekranasda Kalbar Dorong UKM Pasarkan Produk di Marketplace

oleh

POntianak,BorneoneTV.Com -Ketua Dekranasda Provinsi Kalbar Ny Hj Lismaryani Sutarmidji, mendorong usaha kecil menengah (UKM) yang ada di Kabupaten/Kota agar masuk ke dalam platform digital untuk memasarkan produknya di marketplace selama masa pandemi virus corona.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari pemaparan desainer nasional, Samuel Wattimena, saat menyampaikan paparannya di Webinar Bincang Sore Dekranas melalui aplikasi pertemuan daring Zoom, Sabtu (4/7).

“Tadi sudah disampaikan oleh Samuel Wattimena bahwa pengrajin itu bisa menjual barangnya secara online. Mungkin kayak kita di daerah Hulu itu, mungkin agak susah ya untuk melakukan itu, jadi bisa dibantu oleh Dekranasda kabupaten masing-masing,” jelas Hj. Lismaryani usai mengikuti Webinar di Kantor Dekranasda Provinsi Kalbar, Jalan Ahmad Yani.

Dikatakannya, Dekranasda Kabupaten/Kota juga diundang untuk mengikuti webinar ini. Hj. Lismaryani berharap Pengurus Dekranasda Kabupaten/Kota yang mengikuti Webinar sampai selesai dapat menyampaikan kepada pengrajin ukm untuk tidak mengurangi kualitas produk.

“Setelah pandemi ini, saya berencana akan mengunjungi pengrajin-pengrajin UKM dan akan melihat langsung dan pengrajin itu jangan sampai mengurangi kualitas produk seperti mencampur sutra dengan cat, seperti yang dijelaskan Bapak Samuel tadi,” papar istri orang nomor 1 di Kalbar ini.

Sesuai dengan pemaparan seluruh narasumber, yang meminta Dekranasda di seluruh provinsi dan kabupaten/kota untuk menjajaki pasar digital demi memajukan ukm-ukm selama masa pandemi virus korona sampai ke masa normal baru.

Disinggung mengenai rencana Dekranasda Provinsi Kalbar dalam menjajaki pemasaran secara daring, Hj. Lismaryani mengatakan hal tersebut sudah dalam tahap pembicaraan dengan pihak ketiga yang berencana akan membantu Dekranasda Provinsi Kalbar dalam mengembangkan situs jejaringnya agar menyediakan laman market.

“Insya Allah kita akan masuk ke dalam platform digital. Mempromosikan produk-produk dan kami sudah berbincang dengan pihak ketiga untuk mengembangkan hal ini,” ujarnya. (Lay).