Wagub Kalbar Harap Perusahaan Sawit di Kalbar Ikut Gabung GAPKI

Rapat Koodinasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Provinsi Kalbar Tahun 2020 di Hotel Ibis Pontianak.(istimewa)

POntianak ,BorneoneTV.Com -Wakil Gubernur Kalbar, H. Ria Norsan berharap, Perusahan sawit yang boeroperasi  di Provinsi Kalbar  lebih dari 200 perusahaan, namun yang baru bergabung di GAPKI Kalbar baru 60 Perusahaan.

“Saya berharap, seluruh Perusahaan sawit yang ada di Kalbar bisa masuk menjadi anggota GAPKI supaya lebih mudah untuk kordinasi  mencegah Karhutla,” harap H. Ria Norsan, Rabu (22/7) usai menghadiri Rapat Koodinasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Wilayah Provinsi Kalbar Tahun 2020 di Hotel Ibis Pontianak.

Kegiatan ini bertujuan bagaimana kita supaya mencegah tindakan perfentiv untuk di tahun 2020 agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan sehingga pesan Presiden kepada seluruh elemen masyarakat, stakeholder itu bekerja sama dari Pusat sampai ke daerah agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan di tahun 2020 ini.

“Pemprov Kalbar juga menghimbau kepada seluruh Bupati/Wali Kota Se Kalbar untuk aktif dalam menjegah Kebakaran Hutan dan Lahan,” pesannya.

Apabila pihak konsesi atau pemegang izin perkebunan melanggar dan masih terjadi kebakaran diperkebunannya maka akan di sanksi sesuai dengan peraturan. tegas Norsan

Dikatakannya, sebagai tambahan informasi bahwa berdasarkan prakiraan Stasiun Klimatologi Kelas II Mempawah pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober curah hujan di sebagian besar wilayah Provinsi Kalbar cenderung menengah tinggi.

“Saya minta agar kita semua baik yang berada di level Provinsi dan Kabupaten/Kota tidak lengah sehingga tingkat kesiapsiagaan dalam penanggulangan karhutla menjadi menurun,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan satelit oleh Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) pada tahun 2020 sampai tanggal 20 Juli 2020 di Provinsi Kalbar jumlah hotspot yang terdeteksi mencapai 148 titik yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota. (Lay).