Puluhan Eks Karyawan PT Steadfast Marine Menuntut PN Pontianak Bertanggung Jawab Hilangnya Barang Sitaan

Pontianak,BorneoneTV.Com_ Puluhan eks karyawan PT Steadfast Marine mendatangi pengadilan negeri Pontianak, Rabu (29/7/2020) menuntut agar pihak pengadilan negeri bertanggung jawab atas kasus hilangnya dua barang sitaan yang dititipkan di PT. Steadfast Marine.

Didepan kantor pengadilan negeri Pontianak, para karyawan eks. PT Steadfast Marine melakukan orasi dengan membawa spanduk-spanduk, menuntut agar pihak pengadilan negeri Pontianak bertanggung jawab atas hilangnya dua buah crane yang merupakan barang sitaan yang sudah inkrah dan akan dilelang untuk membayar pesangon 55 karyawan PT Steadfast Marine. Namun, barang sitaan dua buah crane yang dititipkan di PT. Steadfast Marine sudah hilang.

Kuasa hukum eks PT. Steadfast Marine, Effendy mengatakan, dua unit crane tersebut merupakan barang sitaan dari lima unit barang sitaan yang telah dikabulkan oleh pengadilan.

“Semua prosedur sudah dilalui untuk menjual barang sitaan dimuka umum, ketika barang sudah dipublikasikan untuk dijual dimuka umum, ternyata 2 unit crane yang akan dilelang sudah tidak ada.

Menurut Effendy,hilang dua unit crane merupakan tanggung jawab pengadilan dan sudah melaporkan permasalahan tersebut ke pengadilan tinggi,”ujarnya.

Humas PN Pontianak, Maryono mengatakan,hilangnya dua buah crane sudah dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan sudah ditindak lanjuti, tetapi belum diketahui siapa tersangkanya.

“Untuk pengamanan barang sitaan sudah diserahkan kepada pemiliknya untuk mengawasi.”Itu ada satuan undang-undangnya seperti itu, makanya laporan kita bukan hanya tindak pengelapan saja, tapi yang ditunjuk untuk mengawasi harus bertanggung jawab. Makanya pemiliknya sudah kita laporkan.

Menurut Maryono, barang bukti dua buah crane yang hilang itu senilai 3 miliar. (-Dodi Rahman).