Wagub Kalbar Guru Agama Memiliki Peran Penting Dalam Pendidikan

Pontianak, BorneOneTV.com-Moderasi beragama harus dipahami sebagai sikap beragama yang seimbang antara pengalaman agama sendiri dan penghormatan kepada praktek beragama lain yang berbeda keyakinan karena keseimbangan dalam praktek beragama akan menghindarkan kita dari sikap berlebihan, fanatik, dan sikap revolusioner dalam beragama yang menjadi salah satu pemicu tindakan anarkis yang mengarah pada radikalisme dan terorisme.

“Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan peran masyarakat, khususnya guru sebagai tenaga pendidik dalam pencegahan terorisme dan diharapkan dapat diperoleh edukasi yang benar terkait konsep moderasi beragama sebagai dasar dan cara pandang setiap umat beragama, serta langkah yang diperlukan untuk mengimplementasikannya,” kata H Ria Norsan, Kamis (13/8), saat Membuka Acara Internalisasi Nilai-Nilai Agama dan Budaya di Sekolah dalam Menumbuhkan Moderasi Beragama Melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalbar Bidang Agama, Sosial dan Budaya. Kamis (13/8/2020) di Hotel Orchard Perdana.

Dikatakannya, sebagaimana kita ketahui Guru agama memiliki peran penting, garda terdepan setelah orang tua dalam pendidikan keagamaan bagi anak-anak dan bagaimana perkembangan pendidikan disekolah di ajarkan kepada anak didik kita agar di ajarkan tentang ilmu agama karena agama berorientasi pada ajaran kebaikan serta tugas bapak ibu selaku pengajar atau guru di sekolah harus dapat memberikan pengarahan, pengajaran serta pemahaman kepada anak-anak didik tentang bahayanya terorisme.

“Perlu dipahami bahwa ancaman terorisme bukan hanya dalam bentuk fisik yang mengerikan tetapi berupa serangan propaganda yang secara masif menyasar pola pikir pandangan masyarakat, hal ini lebih berbahaya terutama bagi anak-anak dan pelajar yang masih rentan untuk dipengaruhi pemikirannya,” ingatnya.

Selain itu, masih kata Mantan Bupati Mempawah, untuk kemajuan teknologi saat ini dirinya menghimbau untuk bermedia sosial yang cerdas untuk orang tua dan gurunya agar bisa memberikan pemahan kepada anak didiknya, karena propoganda yang dilakukan dengan memanfaatkan kekuatan teknologi dan informasi internet, khususnya media sosial.

Masih kata Orang nomor dua di Kalbar seandainya menemukan hal-hal yang berkaitan dengan terorisme agar cepat melaporkan kepada pihak yang berwajib atau kepada RT setempat supaya segera di tindaklanjuti.

“Mari kita saling menghormati satu dengan yang lainnya, Insya Allah kalau kita menghormati satu dengan yang lainnya Kalbar akan aman. Hormati hak orang lain Insya Allah orang lain akan menghormati hak kita,” tutupnya. (Lay).