Puluhan Rumah Warga Porak Poranda Di Terjang Angin Puting Beliung Di Sekadau

Sekadau, BorneOneTV.com – Sejumlah rumah warga di kampung tebal dan kompleks pasar sayur sekadau porak-poranda akibat diterjang angin kencang dan hujan lebat, sabtu (22/8) malam.

sebelumnya diketahui pada pukul 21:00 WIB perubahan cuaca mulai terjadi di kabupaten sekadau, hingga pada 21: 46 WIB hujan lebat disertai angin kencang Mengguyur Bumi lawang kuari tersebut.

tak hanya air hujan yang jatuh/ hujan es pun terjadi disejumlah titik lokasi seperti DI komplek terminal lawang kuari sekadau. sedangkan angin kencang dan puting beliung sempat menghantam pemukiman warga di kampung tebal yang berada di pesisir sungai sekadau dan sungai kapuas.

sejumlah atap rumah warga pun rusak akibat kejadian tersebut, tak hanya itu pohon tumbang juga terjadi dan mengakibatkan putusnya aliran listrik ke wilayah tersebut.

Yuliana (63) salah satu warga yang mengalami kerusakan parah pada atap rumah nya mengungkapkan pada saat kejadian dirinya terbangun melihat tirai jendela yang tertiup angin kencang diiringi gemuruh petir dan dengar suara roboh, rumah terguncang ternyata di rumah mengalami kerusakan paska angin Puting Beliung.

“saya cepat bangun tau-tau kayu-kayu sudah ada dimana-mana, terpaksa selap-selip untuk keluar. saya pun terpaksa merayap di lantai agar bisa keluar dari ruangan yang sudah dipenuhi reruntuhan kayu dan bangunan tersebut menuju lantai dasar rumahnya, beruntung dalam kejadian itu, dapat menyelamatkan diri tanpa ada luka serius”. ungkapnya.

Sementara itu hal serupa juga di ungkapkan gunawan (47) salah satu warga yang mengalami kerusakan parah pada atap rumah nya, pada saat hendak tidur tiba-tiba hujan deras dan suara petir yang sangat besar di sertai angin kencang dalam beberapa menit ternyata atap rumahnya sudah terbang.

“Sebelumnya saya tidak tau atap rumah rusak pas bangun tidur saya baru melihat ternyata atap rumah saya sudah rusak, beruntung tidak ada korban jiwa.

Kalak BPBD Sekadau Matius Jon, mengungkapkan untuk saat ini jumlah rumah rusak di kampung tebal yang sudah terdata baru 10 buah, sedangkan di desa tanjung ada 6 rumah, diperkirakan jumlah tersebut kan bertambah lantaran di kampung tebal masih dalam proses pendataan.

“untuk total kerugian yang dialami masyarakat, diperkirakan miliaran rupiah, sementara untuk bantuan yang akan disalurkan BPBD Sekadau kepada korban nantinya akan bervariasi sesuai dengan tingkat kerusakan rumah” Pungkasnya.

diketahui sejumlah fasilitas umum pun mengalami kerusakan akibat bencana alam tersebut, seperti pohon tumbang yang menutup badan jalan, tali listrik yang putus hingga tiang listrik yang bengkok.

sementara untuk korban luka diketahui terdapat sejumlah warga yang mengalami luka ringan, sedangkan korban jiwa hingga saat ini bpbd sekadau belum ada mendapatkan laporan. (Krisantus)