BP2MI Nyatakan Perang Terhadap Sindikat Pengiriman PMI Ilegal Yang Diduga Dibekingi Oleh Oknum

BP2MI Nyatakan Perang Tehadap Sindikat Pengiriman PMI Ilegal Yang Diduga Dibekingi Oleh Oknum (Dodi )

Pontianak.BorneOneTV.Com – Kalimantan Barat merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang rawan terjadinya penyelundupan PMI ilegal, karena wilayahnya yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia dan Brunai Darussalam.

Dalam kunjungannya kerjanya ke kantor UPT BP2MI pontianak, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani meninjau secara langsung terkait pelayanan kantor UPT BP2MI Pontianak. Dan beliau mengapresiasi penerapan Sistem Layanan Virtual (SILVI) yang diterapkan dalam pelayanan kantor UPT BP2MI Pontianak, yang dinilai sangat baik dan harus menjadi role model bagi UPT lainya di Indonesia.

Selain itu, wilayah Kalbar mendapatkan perhatian serius dari BP2MI, karena merupakan pintu keluar masuk bagi para pekerja migran.

Bisa dibayangankan, penempatan tidak lebih dari 100 PMI, tapi penanganan kepulangan lebih dari 3000 PMI yang tangani oleh UPT Pontianak. Artinya keberangkatan TKI ilegal cukup tinggi angkanya. Keberangkatan TKI ilegal lebih banyak dilakukan oleh para sindikat yang diduga dibekingi oleh oknum-oknum yang memiliki atributif kekuasaan.

“Dan siapapun oknum yang berkomplot dalam kejahatan pengiriman PMI ilegal, kita nyatakan sebagai musuh negara, meraka merupakan penghianat republik, meraka penghianat merah putih. Negara tidak boleh kalah dan harus hadir dan kita sudah membentuk Satgas Pemberantas Pengiriman PMI Ilegal yang akan bekerjasama dengan stekeholder daerah,”kata Benny Rhamdani saat kunjungannya ke UPT BP2MI Pontianak, pada (23/8/2020).

Kejahatan ini sudah berlangsung lama, kita ingin buktikan jika negara tidak boleh kalah oleh para pemilik modal yang diduga dibekingi oleh oknum-oknum yang memikili atributif kekuasaan. Pengiriman ilegal harus dihentikan dan secara serius BP2MI menyatakan perang melawan sindikat pengiriman PMI ilegal, jagan pernah takut untuk memberantas sindikat,”ujar Benny Rhamdani.

Saat ini jumlah PMI yang terdata dalam siskotkln/siskobp2mi 3,7 juta. Sementara menurut data world bank 9 juta, berati ada 5,3 juta nya diyakini berangkat secara ilegal di 150 negara tujuan,”ucap Benny Rhamdani. (Dodi).