KPPAD Kalbar Pantau Terus Kasus Dugaan Persetubuhan ke 2 Anak Di Bawah Umur Yang Tak lain Adalah Anak Tiri Dan Keponakan

Pontianak,BorneOneTV.com-Kasus Dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur oleh bapak tirinya Inisial “MA”.Mirisnya, Ke 2 anak tersebut merupakan satu anak tirinya dan ke dua adalah keponakan yang berada di satu wilayah Dusun Perimpah, Desa Tekam, Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau

Ibrahim. Myh, (Gerakan Karya Justitia Indonesia) bersama awak media mendatangi Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat, ditemui Nani Wirdayani bidang (Kejahatan Seksual, Perlindungan Kesehatan dan Hak Sipil Anak) membenarkan adanya persetubuhan terhadap 2 anak dibawah umur di Kab. Sanggau, “Ujarnya Ke BorneOneTV.com di Kantor KPPAD Jalan DA Hadi Pontianak “Senin (24/8/20)

Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat sudah lakukan pemantauan terhadap ke 2 korban dan berkoordinasi dengan pihak Polres Sanggau, dari hasil visum ke 2 anak positif “Kata Nani Wardayani

Namun secara proses Hukum KPPAD sangat menghargai tupoksi dari kepolisian sanggau yang saat ini sedang bekerja untuk penyidikan kasus tersebut

Sementara  Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat sudah mendorong untuk melakukan psikologi dan proses trauma healing oleh psikolog

“Alhamdulillah korban sudah mendapatkan yang sesuai, artinya sudah dilakukan konseling psikologi klinis dan trauma healing agar secara perlahan-lahan mental korban kembali pulih” Ucapnya Nani

Menurut Nani Polres sanggau saat ini sudah bekerja dengan maksimal dan tahap penyelidikan pemeriksaan saksi-saksi.

Kasus tidak pidana persetubuhan anak dibawah umur sudah proses penyelidikan siapa pelakunya biarkanlah menjadi kewengan pihak Polres Sanggau, KPPAD Kalbar akan pantau terus kasus tersebut sampai selesai. (Tim)