Wakil Bupati Sekadau membuka Bimtek UMKM

Sekadau, BorneOneTV.com – Wakil Bupati Sekadau Aloysius buka kegiatan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan yang di peruntungan bagi Pelaku Usaha Industri Rumah Tangga yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan PP dan KB Kabupaten Sekadau, di gedung Kateketik Sekadau, Selasa (25/8).

Wakil Bupati Sekadau Aloysius, Mengatakan, keamanan pangan bagi suatu Daerah memiliki peran sangat penting karena keterkaitannya dengan penyakit akibat pangan Sehingga dapat menimbulkan masalah besar mengingat saat ini produksi pangan telah menjadi industri yang diperjualbelikan dan didistribusikan secara global.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini untuk pengembangan dan peningkatan pengetahuan bagi pelaku usaha industri rumah tangga pangan khususnya dimasa pandemi seperti ini,” pungkas Aloysius.

Satu diantaranya adalah pentingnya mengedepankan aspek protokol kesehatan dan meningkatkan aspek-aspek higienis dan sanitasi di proses produksi dan juga distribusi pangan.

Dirinya mengatakan, Pemerintah memiliki peran penting sebagai fasilitator untuk memberikan informasi secara langsung kepada pelaku usaha agar menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang baik (CPPOB). Serta memperhatikan aspek protokol Kesehatan agar pangan yang diproduksi memenuhi persyaratan mutu serta aman dikonsumsi.

Lebih lanjut dirinya berharap dengan adanya Bimtek UMKM dapat menghasilkan produk pangan yang sesuai standar keamanan, sehingga mampu meningkatkan daya saing serta dapat meningkatkan dan memperkuat jangkauan pasar produk pangan di Kabupaten Sekadau agar menembus pasar nasional.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan, Henry Alpius, Mengungkapkan tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut guna mengembangkan dan meningkatan pengetahuan bagi pelaku usaha industri rumah tangga pangan di Kabupaten Sekadau.

Agar dalam proses produksi, menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta memperhatikan aspek protokol kesehatan, sehingga pangan yang diproduksi memenuhi persyaratan mutu serta aman dikonsumsi.

“Kita berharap dapat meningkatkan keamanan dan mutu produk PIRT yang beredar sehingga dapat bersaing di pasar modern baik pasar domestik maupun internasional,” kata Henry Alpius.

Adapaun pelaksanaan kegiatan ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Subbagian Pengawasan Obat dan Makanan tahun anggaran 2020.

diketahui kegiatan ini dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2020 di gedung Kateketik, diikuti oleh 50 pelaku usaha dari berbagai desa di Kabupaten Sekadau.

Tahap kedua dilaksanakan pada Selasa (25/8/2020) dan diikuti oleh 50 pelaku usaha dari berbagai kecamatan di kabupaten Sekadau.

Dengan narasumber, Kepala Loka POM Sanggau, Agus Riyanto dan Monica Silitonga. (Krisantus)