5 Putra Asli Kalimantan Buktikan Diri Jadi Taruna AAU

Kubu Raya,BorneOneTV_Untuk meraih sebuah cita-cita apapun itu, tentunya diperlukan berbagai usaha dan do’a bahkan pengorbanan. Tak terkecuali untuk menjadi seorang prajurit TNI melalui jalur penerimaan Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU).

“Hal ini telah dibuktikan bahwa dari 10 orang yang dikirim dari Panitia Daerah (Panda) Pangkalan Udara (Lanud) Supadio untuk bersaing pada seleksi tingkat pusat, 7 orang diantaranya berhasil lulus dalam rangkaian seleksi pusat penerimaan Taruna AAU tahun 2020 dan 5 orang merupakan putra asli Kalimantan,” hal ini dibenarkan oleh Komandan Lanud (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama TNI Palito Sitorus, S.I.P., M.M bahwa dari hasil penentuan akhir ada 5 orang putra asli Kalimantan yang menjadi Taruna AAU, Sabtu (29/08).

Selaku Ketua Panda Lanud Supadio, kami sangat bangga dapat mengantarkan 5 putra asli Kalimantan yaitu saudara Christofer Albertviandy, Chairul Fattah Nugraha, Syuza Khalish Amartya Wijaya, Bayu Adjie Pratama dan Henry William menjadi Taruna AAU. Sedangkan 2 orang lainnya merupakan pendaftar umum yang berdomisili di Kalimantan Barat.

“Kelima putra asli Kalimantan tersebut berasal dari berbagai suku yang ada di Kalimantan yaitu Dayak, Melayu dan Banjar. Merekapun berasal dari bermacam lulusan Sekolah Menegah Atas (SMA) yang tersebar di Kalimantan Barat diantaranya SMAN 1 Pontianak, SMAN 3 Pontianak, SMAN 1 Sungai Raya, SMAN Taruna Nala maupun SMA yang berbasis Boarding School seperti SMA Taruna Bumi Khatulistiwa,” jelasnya.

Dari pelaksanaan rekruitmen Taruna AAU ditingkat daerah, menurut Danlanud minat generasi muda cukup tinggi di wilayah Kalimantan Barat.

“Minat menjadi prajurit TNI melalui jalur pendidikan Taruna AAU khususnya bagi putra-putri asli daerah di wilayah Kalimantan Barat ini cukup tinggi. Ini membuktikan bahwa apapun sukunya dan darimanapun daerahnya, para generasi muda telah menunjukkan kepeduliannya terhadap pentingnya nilai-nilai bela Negara dalam menjaga kedaulatan NKRI melalui TNI Angkatan Udara,” lanjut Danlanud.

Sebelumnya pada kesempatan pengarahan kepada para calon Taruna AAU, Danlanud juga memberikan pesan bahwa keberhasilan yang diraih tergantung dari hasil usaha dan persiapan masing-masing individu serta selalu menekankan untuk percaya atas kemampuan diri.

Menurutnya, seleksi yang dilaksanakan secara terbuka ini mengedepankan kualitas sumber daya manusia.

“Taruna AAU merupakan calon pemimpin TNI kedepan, jadi sudah selayaknya kita mengedepankan kualitas individunya baik kemampuan intelektual maupun kesemaptaan jasmaninya. Kita memilih yang terbaik dari yang paling baik, dan ini tanpa dipungut biaya apapun,” kata Danlanud saat sebelum memberangkatkan calon Taruna AAU ke tingkat pusat.

Dengan keberhasilan 5 putra asli Kalimantan menjadi Taruna AAU, diharapkan menjadi motivasi bagi para generasi muda khususnya di wilayah Kalimantan Barat untuk berpartisipasi dalam menjaga Kedaulatan NKRI dengan bergabung menjadi prajurit TNI.

“Semoga keberhasilan putra asli Kalimantan ini, menjadi penyemangat bagi lainnya untuk membuktikan dirinya mampu bersaing secara Nasional dan terpacu untuk ikut bergabung menjadi Taruna AAU sebagai calon pemimpin TNI dimasa depan,” pungkas Danlanud. (Lay).