BPS Sekadau Adakan Rapat Koordinasi Menjelang Sensus Penduduk

Sekadau, BorneOneTV.com – Badan Pusat Statistik Kabupaten Sekadau mengadakan rapat koordinasi menjelang sensus penduduk di Kabupaten Sekadau, rapat koordinasi di selenggarakan di hotel pondok indah, jl merdeka timur, Sekadau, Selasa (31/9)

Di jadwalkan sensus penduduk akan di mulai pada hari Selasa 1-30 September mendatang dan di lakukan sesuai Protokol kesehatan.

Assisten 1 Setda Kabupaten Sekadau, Fendi mengungkapkan, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan sensus penduduk, karena menurutnya melalui sensus dapat diketahui jumlah penduduk real yang ada di suatu daerah khususnya di kabupaten Sekadau.

“Selama ini memang data dari BPS yang kita gunakan untuk acuan dalam menjalankan suatu program. Dengan demikian, pemerintah daerah sangat mendukung adanya sensus penduduk kali ini, untuk mengetahui berapa jumlah penduduk khususnya di Kabupaten Sekadau”, terang Assisten 1 Setda Kabupaten Sekadau, Fendi.

Lebih lanjutkan, dirinya berharap, untuk bisa mendapatkan data yang akurat dari ketua RT dengan memberikan peran yang maksimal, dalam membantu petugas sensus untuk memberikan data jumlah warga setempat.

“Diharapkan ketua RT menyampaikan data yang apa adanya untuk membantu petugas sensus. Kemudian pemahaman tentang status kependudukan. Misalnya disuatu KK ada nama yang sudah tidak tinggal disitu lagi, nah hal ini yang perlu diketahui, untuk dilakukan penyesuaian,”Pungkasnya.

“Saya juga berharap sensus kali ini berjalan lancar, karena banyak manfaat yang didapat. Salah satunya pengambilan kebijakan untuk suatu program. artinya jika kita merencanakan sesuatu, akan tetapi orangnya sudah tidak ada. Karena validasi data ini sangat penting,”imbuh Fendi.

Ia menyadari bahwasanya data kependudukan merupakan data yang dinamis. Meskipun demikian, menurutnya jika ada komitmen untuk mendatanya, validasi data tersebut akan akurat.

Untuk di Desa Sunsong, Fendi mengatakan bisa dipilah pilih. Karena ada sebagian penduduknya menyatakan warga Kabupaten Sekadau dan ada yang Kabupaten Sintang.

“Untuk itu bisa dipilah pilih. Karena masalah ini masih belum terselesaikan. Pada rapat virtual terakhir bersama Kemendagri, permasalahan ini ditunda. Jadi nanti silahkan saja dilakukan pendataan yang ada di Kabupaten Sekadau,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sekadau Agus Hartanto mengatakan, rakor tersebut dilaksanakan guna mencapai kesepahaman bersama antara BPS Sekadau dan Camat se-Kabupaten Sekadau sebelum pelaksanaan sensus penduduk yang akan dimulai pada 1-30 September 2020.

“Kami berharap para Camat dapat membantu kami mengingatkan dan menginstruksikan Kepala Desa dan ketua RT untuk mendukung SP2020 dengan membantu petugas sensus dalam setiap tahapan SP2020 September, secara door to door dengan metode drop of” harap Agus Hartanto.

Pendataan penduduk ini nantinya akan dilaksanakan di 7 kecamatan se-Kabupaten Sekadau dengan masa waktu di lapangan 15-25 hari.

“Pelaksanaan lapangan 15 hari, 1-15 September. Tapi ada kelonggaran sampai dengan 25 September apabila belum selesai,” jelas Agus.

Dirinya menambahkan dalam sensus ini, peran dari ketua RT sangat vital, karena yang tau jumlah penduduk dan nama-namanya adalah ketua RT.

Saat ini di Kabupaten Sekadau terdapat 7 Kecamatan, 87 desa. 1361 RT/SLS.
214,938 jumlah penduduk, dan 62,705 Kepala Keluarga.

Karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19, dalam pelaksanaan sensus penduduk, juga menerapkan protokol kesehatan. Para petugas sensus yang merupakan warga lokal, dan diwajibkan mengikuti Rapid Test sebelum pelaksanaan sensus penduduk, selama bertugas juga akan dibekali dengan APD.

“Protokol kesehatan sudah dilaksanakan, jadi petugas sensus melaksanaan Rapid Test dan semuanya non reaktif, petugas sensus juga dibekali dengan APD, berupa masker, face Shield, sarung tangan, hand sanitizer,” tutupnya.

Tahapan yang akan dilakukan oleh BPS diantaranya, Pemeriksaan daftar penduduk (petugas sensus), Verifikasi lapangan (petugas sensus dan ketua RT) dan Pendataan penduduk yang belum SPO (petugas sensus). (Krisantus)