Pembongkaran Lapak di Jalan Parit Dua, Desa Parit Baru Ricuh

Kubu Raya,BorneOneTV.com_Dengan mengunakan alat berat, puluhan bangunan liar yang berdiri diatas parit dan tidak memiliki izin di Jalan Parit Dua, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (31/08/2020) dibongkar Satpol Pol-PP Kabupaten Kubu Raya.

Pembongkaran yang dibackup Polres Kubu Raya dan aparat TNI AD tersebut sempat ricuh pasalnya pemilik lapak merasa tidak terima lapaknya dibongkar.

Sumiati mengaku bahwa lapak itu dibelinya dari seseorang dengan harga 40 juta rupiah, kendati memang tidak memiliki izin begitu juga dengan Very, namun Sumiati dan Very nekat berjualan karena oleh penjual dijanjikan lapak tersebut aman untuk ditempati.

“Kami beli dari seseorang dan dijanjikan kalau lapak itu aman untuk ditempati,”ungkap keduanya.

Kendati kecewa, keduanya tidak bisa berbuat apa-apa karena memang lapak yang dibeli tersebut memang tidak memiliki izin resmi.

Ardiansyah, Kasat Pol-PP Kabupaten Kubu Raya mengatakan bahwa ada empat puluh lebih lapak liar yang bongkar di Jalan Parit Dua Desa Parit Baru ini. Dan puluhan lapak liar ini sudah diberikan SP 1, SP 2 dan SP 3.

“Kita sudah berikan SP 1, SP 2 dan SP 3 kepala pemilik lapak namun tidak dipedulikan oleh mereka dan terpaksa kita eksekusi dengan paksa lapak-lapak yang memang menyalahi Perda tersebut,”terang Kasat Pol-PP Kubu Raya saat ditemui di lokasi pembongkaran.

Sementara itu Kepala Desa Parit Baru, Musa Mengatakan bahwa pembongkaran lapak-lapak liar ini sebenarnya sudah lama ingin dilakukan namun baru hari ini mendapat respon dari pihak Pol-PP Kubu Raya untuk eksekusinya.

“Kita sudah laporkan ini sejak setahun lalu, tapi baru sekarang dibongkar, selain itu, kepada pemilik lapak kita juga sudah memberitahukan hal ini, bahwa tidak boleh membangun lapak diatas parit, namun, masyarakat tetap membandel untuk membangunnya,” jelas Musa. (Martono)