Capaian melebihi target, Pemerintah Kabupaten Sekadau Terima Penghargaan Dari BPS Republik Indonesia

Sekadau, BorneOneTV.com – Pemerintah Kabupaten Sekadau mendapatkan Penghargaan dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia. Penghargaan diberikan oleh BPS RI untuk Pemerintah Daerah yang berhasil mencapai target diatas 100% untuk pelaksanaan Sensus Penduduk Online pada Bulan Februari- Mei 2020.

Penghargaan diserahkan Kepala BPS Kalbar yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Ahmad Fikri kepada Wakil Bupati Aloysius, di Kantor Bupati Sekadau Selasa (25/8). Turut menyaksikan Kepala BPS Sekadau Agus Hartanto.

Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk Ucapan terima kasih kami atas dukungan dan prestasi yang dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam menyukseskan agenda besar Sensus Penduduk Online 2020.

“Mewakili BPS RI, atas nama BPS Provinsi Kalbar menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan beliau dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online pada bulan Maret hingga Mei yang lalu. Nah, untuk selanjutnya di kegiatan Sensus Penduduk pada bulan September mendatang kami juga meminta dukungan Bapak Bupati untuk di wilayah Kabupaten Sekadau untuk memotivasi dan mendukung tugas kami dalam pelaksanaan Sensus Penduduk pada Bulan September yang akan datang.

“Alhamdulillah Pak Bupati berkenan dan siap untuk membantu dan mendukung BPS dan menghimbau kepada masyarakat untuk mensukseskan Sensus Penduduk ini,” kata Fikri.

Tercatat terdapat 16,6 ribu warga Kabupaten Sekadau yang melaksanakan SP Online kata Kepala BPS Kabupaten Sekadau. Sebagai tindak lanjut Sensus Penduduk Online, BPS akan melaksanakan SP2020

Lebih lanjut, Kepala BPS Kabupaten Sekadau, Agus Hartanto menyampaikan terima kasih sekali atas dukungan Bupati Sekadau terkait kegiatan Sensus Penduduk Tahun 2020.

“Sensus Penduduk Tahun 2020 ini akan dilaksanakan lagi pada bulan September pada kondisi pandemi Covid-19 untuk menjaring warga masyarakat yang belum sempat SP-Online, walaupun begitu BPS tetap menyelenggarakan Sensus Penduduk dan tentunya dengan standar protokol kesehatan penanganan Covid-19,” jelasnya.

Agus Hartanto juga katakan, standar protokol kesehatan penanganan Covid-19 juga wajib dilakukan untuk petugas-petugas sensus manakala mereka kelapangan.

“Dikondisi pandemi Covid-19 ini juga petugas sensus diminta untuk selalu waspada, serta mengamankan dirinya manakala kondisinya memang tidak memungkinkan untuk melaksanakan tugasnya.

Sehingga petugas sensus wajib melakukan rapid test yang disiapkan oleh BPS dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau,” ujarnya Agus.

Ia juga jelaskan, saat sensus nanti metodenya dokumen isian formulir sensus di drop ke rumah tangga, kemudian rumah tangga yang akan mengisinya secara mandiri.

“Harapannya adalah masyarakat atau rumah tangga/anggota keluarga  dapat mengisi dengan lengkap dan mengembalikannya kepada petugas sensus di wilayahnya masing-masing. Tentunya kita harus laksanakan untuk menuju kepada satu data kependudukan yang baik,” tuturnya. (Krisantus)