Lima Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Kalbar Ikuti Tes Kesehatan

Pontianak, BorneOneTV_Lima Pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati di Kalimantan Barat, mengikuti pemeriksaan kesehatan di RSUD Soedarso Pontianak. “Senin 7 September 2020

Kegiatan pemeriksaan kesehatan itu merupakan tahapan kedua pada pelaksanaan pilkada serentak 2020, dimana sebelumnya dilaksanakan tahapan pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yaitu Askiman-Hatta Kab. Sintang, Rupinus-Aloysius Kab. Sekadau, Iin Solinar-Rahmad Sutoyo Kab. Ketapang, Fransiskus Diaan- Wahyudi Hidayat Kab. Kapuas Hulu, Dadi Sunarya Usfa Yursa-Kuisen Kab. Melawi.

Purwitasari mewakili RSUD Soedarso, mengatakan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di pilkada 7 daerah pemilihan bupati dan wakil bupati yang sudah dijadwalkan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang sebelumnya sudah berkoordinasi dengan KPU sudah diawali dengan pemeriksaan swab, jika hasilnya negatif maka melanjutkan pemeriksaan kesehatan. “Ujarnya

Dalam pemeriksaan tersebut ada dua tempat yaitu Rumah Sakit Jiwa di Sui Bangkong Pontianak dan RSUD Dr Soedarso Pontianak, pemeriksaan kesehatan juga melibatkan BNN untuk pemeriksaan hasil narkotika/ tes urin.

Proses pemeriksaan laboratorium diawali dengan bakal calon tersebut puasa kemudian beberapa pemeriksaan seperti laboratorium, foto ronsen, jantung, saraf, penyakit dalam, urologi, bedah, kemudian pemeriksaan tripmil EKG di usahakan selengkap-lengkapnya. “Kata Purwitasari

Ia melanjutkan bedanya kalau ada bakal calon wanita ada pemeriksaan khusus yaitu Dokter kandungan

Alhamdulillah hari ini ada lima bakal calon pasangan bupati dan wakil bupati yang mengikuti tes kesehatan dan semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan

Hasil pemeriksaan bakal calon tersebut nantinya ada rapat pleno yang di rencanakan hari sabtu / minggu mendatang setelah rapat pleno akan di informasikan kepada bakal calon bupati dan wakil bupati terkait hasil pemeriksaannya, status reka medic sebenarnya itu hak dari bakal calon/ pasien mengetahuinya, tapi kalau untuk hasil pemeriksaan secara global nantinya akan disampaikan oleh tim kepada KPU. “Tuturnya Purwitasari (HaDin)