Kadis Dinsos Provinsi Kalbar Tinjau IPWL Sungai Raya

Kubu Raya.BorneOneTV_ Kepala Dinas Sosial Provisi Kalbar, Golda M.Purba, didampingi Kepala IPWL Ex Offficio yaitu Kabid Rehabilitasi Sosial, Abdillah serta pejabat eselon 4 nya meninjau Intansi Penerima Wajib Lapor (IPWL), di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, pada (11/9/2020).

Dinas Sosial Prov Kalbar sesuai dengan tusinya bersinergi dengan Kementerian sosial dalam hal rehabilitasi sosial dalam hal penyalahgunaan NAPZA yang diwujudkan pada IPWL, membangun pusat informasi dan edukasi NAPZA, bantuan ekonomi produktif bagi IPWL dan bagi klien pasca rehabilitaai sosial.

Sesuai UU Psikotropika, bahwa pecandu Napza yang tergolong korban harus di rehabilitasi .

Kepala Dinas Sosial Provisi Kalbar, Golda M.Purba mengatakan, IPWL berdasarkan Permenkes RI 18/Menkes/SK/VII/2012 dengan tujuan merangkul pengguna atau pecandu narkoba sebagai proses rehabilitasi. Dengan melapor ke IPWL maka pecandu narkoba bisa terhindar dari jeratan hukum terkait narkoba sebagai pengguna.

“Penanganan pecandu ini, Selain tanggungjawab pemerintah
Juga tanggungjawab keluarga. Untuk itu keluarga harus diberdayakan dalam mengetahui segala jenis, pengaruh pemakaian serta peredaran narkoba,”ujar Golda M. Purba.

Lanjut Kata Golda M. Purba, BNN sebagai mitra Dinas Sosial juga telah melakukan upaya rehabilitasi sosial bagi pecandu seperti pertemuan dengan pecandu secara rilutin, dikaryakan dan konsultasi.

“Penjara bukanlah solusi yang tepat buat para pecandu jera sebab fakta sudah banyak, di dalam.penjara juga banyak berkumpul para bandar sehiblngga bisa menyelundupkan dan mengeluarkan narkoba ke sesama tahanan,”tuturnya.

Selama menjalani rehabilitasi, para pecandu akan menjalani proses detoksifikasi untuk menghilangkan racun yang ada di dalam Tubuh.

Dalam kunjungannya ke IPWL Sungai Raya, mantan Kasatpol PP Prov Kalbar Golda Marganda Purba, SP,SH,MH juga memberikan sesi motivasi dan tanya jawab. Dari 30 orang pecandu pada awalnya, sekarang sudah sembuh 7 dan kembali ke keluarganya. Sisanya 23 masih dalam proses yang secara periodik dipantau oleh konsultan dan program manajer dari Dinas Sosial Provinsi Kalbar. Dan para peserta yang direhabilitasi berusia rata-rata 19-30 tahun.

Ke depannya perlu diperhatikan sarana jalan ke tempat ini masih kalan tanah sekitar 200 meter jalan masuk persis di samping Kantor Detensi Imigrasi dan kantor Kepala Desa arang limbung ini yang di musim penghujan seperti sekarang ini mengalami becek dan berlumpur. (Rilis) Egidius