Polresta Pontianak Berhasil Menangkap 10 Komplotan Curanmor Yang Meresahkan Warga

Pontianak.BorneOneTV_ Polresta Pontianak Kota berhasil menangkap 10 orang komplotan pelaku tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang meresahkan warga kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Dari 10 orang pelaku yang berhasil diamankan, 6 orang merupakan pelaku utama, sedangkan 4 orang lainya merupakan penadah dari hasil curian. Dan dari para tersangka, Polisi berhasil mengamankan barang bukti 23 unit kendaraan roda dua hasil curian.

Kapolresta Pontianak, Kombespol Komarudin mengatakan, terungkapnya kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kota Pontianak berawal dari
penangkapan terhadap 2 orang pelaku curanmor GN dan RG, yang telah melakukan pencurian kendaraan bermotor, di Jalan Tanjung Raya, Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur. Dan dari hasil pengembangan dari kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan BY dan KM, yang merupakan penadah hasil curian.

Menurut Kapolresta Pontianak, Kombespol Komarudin, pihaknya terus melakukan pengembangan kasusnya. Dan dari hasil pengembangan hingga, pihaknya berhasil menangkap lagi 4 orang pelaku dan 2 orang penadah yang merupakan komplotan dari para pelaku curanmor.

Kapolresta Pontianak, Kombespol Komarudin juga mengatakan, kasus curanmor di Kota Pontianak telah terjadi dalam kurun waktu 3 bulan terakhir dengan modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku terbilang cukup nekad, dimana para pelaku secara berkelompok dengan menggunakan 2 unit kendaraan roda dua dan berboncengan mencari kendaraan-kendaraan kendaran bermotor yang terpakir dan tidak di kunci stang.

“Selanjutnya kendaraan hasil curian disimpan dan dikumpulkan dirumah tersangka dengan inisial KM, di Jalan Podomoro, Gg. Catur untuk kemudian dipreteli dan dibuatkan kunci palsu lalu dijual hingga kebeberapa Kabupaten. Dan masih ada 6 unit kendaraan sebagai barang bukti yang akan diambil di tiga Kabupaten, antara lain di Kabupaten Sambas, Sanggau, dan Kabupaten Sintang.

Para tersangka akan dijerat dengan pasal 363 ayat ke-4, dimana telah melakukan kejahatan yang dilakukan secara bersama-sama. Dan saat ini pihak Kepolisaian masih melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap para pelaku lainnya. (Dodi).