Pembangunan Rumah Gizi Reward WTP 8 Kali Berturut-turut

Sekadau, BorneOneTV.com – Bupati Sekadau, Rupinus resmikan dan serahkan bantuan rumah gizi kepada Pemerintah Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Jumat (18/9).

Hadir mendampingi Bupati Sekadau Rupinus, anggota DPRD Kabupaten Sekadau Muslimin, Hendri Suhendar, Ardi Wiranata. Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau.

Kades Batu Pahat, Salim mengungkapkan sejatinya pembangunan di Desa Batu Pahat lima tahun terakhir sangat di rasakan masyarakat khususnya di desa batu pahat.

Untuk itu pihaknya akan mendukung penuh program pembangunan yang dilakukan oleh Pemkab Sekadau, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Sekadau.

“Kami mendukung penuh kebijakan Bupati sebagai pemimpin kami, karena selama ini di desa kami pembangunan juga berkembang,” tandasnya

Senada dengan Kades Batu Pahat, Salim. Camat Nanga Mahap, Acung Yulius dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab Sekadau atas pembangunan yang terus berjalan khususnya di Kecamatan Nanga Mahap.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah khususnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Sekadau dan anggota DPRD yang telah membangun Nanga Mahap dalam banyak bentuk. Fisik dan sebagainya, yang luar biasa,” katanya.

Sementara itu Bupati Sekadau, Rupinus mengungkapkan ada empat (4) unit rumah gizi yang dibangun di Kecamatan Nanga Mahap diantaranya di desa Batu Pahat, Tembaga, Nanga Mahap, dan Cenayan, dibangun menggunakan Dana Insentif Desa (DID) Kabupaten Sekadau tahun 2020.

“DID ini adalah salah satu reward yang diberikan karena laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Sekadau 8 tahun berturut-turut Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” pungkas Bupati Sekadau Rupinus.

DID tahun 2020 di Dinas Kesehatan tidak hanya digunakan untuk membangun 25 unit rumah gizi se-Kabupaten Sekadau. Namun ada juga sejumlah pembangunan lainnya. Seperti revitalisasi puskesmas di Belitang Hulu, Sebetung, Nanga Taman, dan Tapang Perodah.

Sedangkan rumah gizi, pembangunan dilakukan mengingat angka stunting di Kabupaten Sekadau cukup tinggi, yakin urutan ke empat Se-Kalbar. Sehingga dengan dibangunnya rumah gizi diharapkan dapat mempercepat penurunan angka stunting, atau kekurangan gizi bagi anak, yang dapat memperlambat pertumbuhan anak.

“Rumah gizi inilah pusatnya, ibu hamil bisa periksa di sini, pengadaan vitamin. Supaya janinnya sehat, fisiknya sehat. Anak-anak tumbuh dengan baik. Inilah bukti adanya pembangunan. Pembangunan ada dan bertahap,” terang orang nomor satu di kabupaten Sekadau Tersebut.

Ia mengatakan Sejatinya Pemkab Sekadau menerima DID tahun 2020, sejumlah 54 miliar diberbagai bidang. Seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pariwisata dan lainnya.

Akibat adanya pandemi Covid-19, maka dana tersebut dibatalkan oleh Pemerintah pusat, dan hanya menyisakan dibidang kesehatan dan pendidikan.

Untuk itu dirinya memastikan pembangunan akan terus dilakukan secara bertahap dan dikawal langsung oleh anggota DPRD Kabupaten Sekadau.(Krisantus)