Rupinus : Pembangunan Rumah Ibadah Merupakan Pembangunan Mental Spiritual Masyarakat

Sekadau, BorneOneTV.com – Salah satu bentuk pembangunan mental spiritual masyarakat. Pemkab Sekadau membangun rumah ibadah, di Seluruh daerah yang ada di kabupaten Sekadau.

Hal tersebut di ungkapkan Bupati Sekadau Rupinus saat menghadiri misa peresmian Gereja Kristus Tersalib Stasi Selalong I, Paroki Sekadau Keuskupan Sanggau, di Dusun Selalong I, Kecamatan Sekadau Hilir, Kab Sekadau, Minggu (20/9).

Rupinus mengatakan Pembangunan akan tetap berlangsung sepanjang pemerintah ada.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam pembangunan dan peresmian Gereja ini,” ujar Rupinus.

Rupinus juga berterima kasih kepada masyarakat yang terlah menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan tersebut dengan cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak.

Uskup Sanggau, Mrg Julius Mencucini Cp Mengungkapkan, terimakasih kepada Pemkab Sekadau dimana pada tahun 2020 sudah meresmikan 4 Gereja baru untuk umat di Paroki Sekadau.

Uskup juga berharap kerjasama tersebut dapat terus terjalin dengan baik. “Semoga lebih banyak lagi gereja Katolik yang permanen,” terang Uskup.

Pada kesempatan itu Pastor Paroki Sekadau, Kristianus CP. Menyebutkan, setidaknya sudah ada 20 gereja yang di bangun oleh Pemkab Sekadau selama Lima tahun terakhir, yang juga tidak terlepas dari dukungan anggota DPR.

Sementara itu tokoh pemuda Selalong I yang juga Anggota DPRD Sekadau Abun Tono, juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sekadau yang aktif memperhatikan kebutuhan masyarakat, apalagi dalam hal pembangunan di bidang keimanan.

“sejatinya Gereja ini diresmikan pada Juni yang lalu. Namun akibat pandemi covid-19 maka terpaksa di tunda,” ujarnya

Ketua panitia peresmian gereja, Yustinus Jujun menjelaskan untuk Gereja yang diresmikan berukuran sebesar 328 meter persegi dengan, anggaran pembangunan berjumlah Rp. 534.200.000.

Dengan rincian anggaran bersumber dari Swadaya umat selama lima tahun Rp. 204,200,000.

Hibah Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau, Rp. 200.000.000. Hibah Provinsi Kalbar, Rp. 50.000.000, Paroki St Petrus dan Paulus Sekadau Rp. 20.000.000 dan dana talangan dari Paroki Sekadau Rp. 60.000.000.

Dirinya menegaskan bahwa Semua anggaran pembangunan gereja tersebut murni atas kerjasama umat dan pemerintah, baik daerah maupun provinsi. Begitu juga dengan fasilitas pendukung yang juga bersumber dari Pastor, anggota DPRD dan beberapa perusahaan.

“Terimakasih atas dukungannya, sehingga hari ini kami warga Selalong I dapat memiliki rumah ibadah yang bagus seperti ini,” terangnya.

Hadir dalam peresmian dan pemberkatan tersebut, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Sekadau, anggota DPRD Kabupaten Sekadau, SKPD di lingkungan Pemkab Sekadau, Camat Sekadau Hilir, tamu undangan serta warga Selalong I. (Krisantus)